Sunday, 25 August 2013

AwaN

teruntukmu sebuah nama yang kusebut awan
bertemu denganmu adalah sebuah hal dari sekian banyak hal
yang ada disemesta yang tidak pernah aku duga
aku menyebutmu awan karena aku menyukai awan
dan aku menyukai awan karena aku menyukaimu
aku tidak tau kalo menyukaimu bisa membuat aku memiliki
rasa lain yang lebih mendalam yang disebut semua orang adalah 'cinta'
aku tidak tau pasti apa arti cinta
toh , selama ini aku belum menemukan apa hakikatnya
tapi aku tidak peduli dengan semua nama yang terkait rasa ini
rasa yang membuatku benar.benar berlari
untuk mengajar mimpiku agar bisa bersamamu
smua orang mengatakan kau terlalu tinggi untukku kugapai
dan terlalu cepat untuk kukejar
aku mengabaikan semua itu ....
aku tetap mengejarmu dengan alasan aku bisa
mewujudkan harapanku untuk bersanding denganmu
menjadi bagian hidupmu , doamu , dan masa depanmu
aku berlari secepat yang aku bisa untuk mengejarmu
aku membangun tangga yang paling tinggi yg bisa kubuat untuk menggapaimu
semua itu ternyata tidak sia-sia
pada akhirnya aku menjadi 'dekat' denganmu
dengan alasan itu harapanku padamu semakin menguat dan menggebu
walaupun seringkali aku ragu....
sebisa mungkin aku menyingkirkan rasa ragu itu
aku fokus hanya melihat padamu...
keraguan berasal dari pemikiranku
seorang awan tidak diciptakan untuk bersanding denganku
siapalah aku yang begitu percaya diri untuk bersanding dengan seorang awan
aku tahu , aku sadar dan aku paham
dilihat dari sisi manapun aku tidak akan pernah 'pantas' bersanding dengannya
akhirnya....
memang begitulah nyatanya
awan tidak pernah mengharap kehadiranku
kalo bukan tangan takdir yang mengabulkan doaku agar dekat dengannya
dia tidak pernah berdoa untuk bisa dekat denganku
pahit memang ....
saat tahu dia tidak pernah mengarapku
rasanya seperti dihujam ribuan jarum yang sangat tajam
hanya bisa terbungkam
tak bisa berteriak padanya , memberitahunya
kalo aku sangan sakit karenanya
bukan
itu bukan salahnya
itu adalah salahku...
aku terlalu memaksakan keadaan
banyakk menyangkal
terlalu naif kalau kau bersanding denganku
tapii...
inilah kenyataannya ...
aku tidak bisa memaksa ...
aku tidak bisa menolak
hanya bisa menerima ...
tapi aku tidak pernah menyesal karena punya 'cinta' untuknya
yang jelas aku harus melupakan semua harapanku tentangnya
tapi tidak dengan rasa ini sebelum 'sang pembuat rasa' menghilangkan perasaan ini

aku akan tetap bertahan mempertahankann rasa itu...

1 comment: