Tuesday, 2 June 2015

Gadis yang merindukan perjalanan

Begitu riang dan senang menyesapi sanubari si gadis , kala menempuh perjalanan dengannya
tiap jarak yang tertempuh, tiap sudut jalan selalu diisi dengan canda dan tawa
berbagi cerita tentang suka duka kehidupan yang penuh dengan kejutan
berjuta detik yang terlewati tak terasa sama sekali
si gadis lupa , seberapun panjang perjalanan ia akan bertemu dengan ujungnya
si gadis begitu terlena dengannya yang membuka matanya tentang indahnya dunia
berada dalam perjalanan dengannya telah menjadi sebuah kebutuhan yg tak disadari
hingga sampai pada hari si gadis melihatnya pergi dan menggores jarak pada mereka
mereka begitu dekat , tapi waktu dan semesta tak mau lagi bersahabat dengan si gadis
Perlahan tapi pasti sekat mulai tinggi, tak bisa digapai
dia pun memulai perjalanan dengan orang lain 
si gadis kecil mengetahui hal itu...
dia pun sudah tak menoleh pada si gadis, seakan semua perjalanan mereka tak pernah ada
benar... kesedihan dan kelaraan menyergapnya tanpa ampun
si gadis tak menyerah begitu saja, si gadis mengikuti kemanapun dia dan orang itu pergi
si gadis tak pernah lelah, hatinya dipenuhi harapan dan rasa ingin bersama dia selalu
si gadis tak menghiraukan lara luka karena telah terlupa oleh orang yang begitu berarti
apapun si gadis lewati, walau si gadis paham dia sudah tak mengini perjalanan mereka lagi
langkah si gadis pun tetap melangkah dengan mantab
si gadis yakin dia akan kembali padanya dan melanjuti perjalanan mereka
waktulah yang pada akhirnya membuat si gadis memahami
dia begitu bahagia menempuh perjalanan dengan orang itu
jelaslah sudah semua.... air mata si gadis pun menghujani wajah piasnya
lantas apa yang bisa si gadis lakukan jika dia sudah bahagia ?
si gadis memutuskan untuk mencari penggantinya...
si gadis sudah mencoba beberapa kali untuk menempuh perjalanan dengan mereka 
semua terasa hampa, tidak sama dan tidak serupa
walaupun si gadis melihat hal-hal yang tak pernah ia temui
rasanya masih saja kurang lengkap, bahkan cerita-cerita hanya terdengar gaungnya ditelinga
semua perjalanan mulai terasa tidak benar dan hanya menumbuhkan nanar
si gadis pun menyusuri tiap langkah pada jalan yang pernah ia lalui bersamanya
tiap jengkal sudut jalan mulai membuka semua memori ingatan si gadis tentangnya
terlalu banyak kenangan yg mereka goreskan dalam perjalanan
si gadis tersenyum dalam lukanya
si gadis sadar.... dia lah yang menjadikan tiap perjalanan menjadi penuh makna
penuh dengan canda tawa bahagia menghujani hati mereka
bukan persoalan akan kemana , tapi dengan siapa perjalanan itu akan d tempuh
betapapun sederhana sebuah perjalanan jiakalau tertempuh dengan dia yang selalu kau sebut dalam doa
akan tetap menjadi luar biasa dan penuh makna
seberapa kusut pun wajahmu kala mulai perjalanan
kau akan pulang dengan wajag riang nan gembira
seakan hilang beban yang menggelayuti pikiran
si gadis selalu menebar doa, agar dia akan kembali
iya kembali.... merajut kisah dalam perjalanan...

sajak awan

hati masih begitu bergetar mendengar semua tentang awan itu
sudah lebih dari 4 dasawarsa mereka bersama
entahlah seperti ada ikatan yang kuat antara bukit dengan awan itu
selalu ada hal tak terduga yang membuat mereka kembali ke cerita yang sama
sejauh apapun kelana sang awan dia akan kembali ke pelukan bukit yang sama
bukit selalu menantikan awan yang sama
mengalunkan doa syahdu ditengah deru debar jantung jagat raya
agar selalu diberi kesampatan untuk bersama sang awan
bukan perjalanan mudah untuk menunggu dan meyakini seorang yang dalam waktu yang lama
namun rasanya sangat istimewa kalau kau bisa jatuh cinta berkali-kali dengan seorang yang sama ^^
skenario semesta dan takdir teramatlah sederhana
namun yang menjadikannya rumit adalah bahwasanya kita tak tau rentang waktu tiap adegannya
yang jelas apapun yang terikat akan kembali pada saat yang tepat
walaupun terkadang seringkali kita dihempaskan oleh kenyataan
tergugu sendirian memperjuangkan impian yang harus dittupi dengan senyum berseri
agar semua orang yang menyayangi kita tak ikut nyeri melihat luka kita yg ngeri
bukankah hidup tak akan sempurna kalau tak ada luka ?
dan yakinilah bahagia adalah muara tiap luka dan kehidupan
Bukit memang tak pernah mengucapkan perasaannya pada sang awan
namun ia sellalu mengumbar cinta tulusnya dalam tiap bait doa d tiap helaan nafasnya
waktu menjadikan cinta itu cinta yg tulus dan lebih sejati
sejatinya bukit mencintai sang awan hanya karena cinta yang tulus
bukan karena ingin menjadi kekasihnya
kalaupun ujungnya mereka akan bersama, itu adalah barokahNya yang tak terkira indahnya :)