Sunday, 8 December 2013

"masih"

mencoba untuk menerima
semua pilihan yang sudah terpilih
pilihan itu bukan kesalahan 
hanya saja ada sebuah alasan 
tapi aku "masih"
tak bisa melepas rantai
yang mengikat hati teramat erat 
aku benar-benar tak berminat
menjadi seorang pengkhianat
namun aku masih terikat 
diantara peliknya sekat 
terasa teramat berat 
kala menatap wajah teduhnya
yang memancarkan sinar
cinta dengan sangat tulus
tapi aku "masih"
terkungkung dalam usaha 
melepaskan rantai itu
aku membuka hati lebar untuknya
namun smua percuma
karena semua tempat di hatiku tlah kau tempati
aku tak patah arang 
sgala akan kulakukan untuk melepaskanmu
itu berhasil
namun aku keliru 
melepaskan bukan berarti melupakan
dan sampai kapanpun
mustahil bagiku untuk melupakanmu
tapi tak mustahil untuk membuang
harapanku padamu d masa depan 
ada dia yang menawarkan pembuktian
bukan sekedar janji dan omongan
 memberikan kesungguhan
menumbuhkan keyakinan
untuk melabuhkan perasaan 
kepastian akan kebahagiaan

Friday, 25 October 2013

"Sepenggal kisah tak terjamah"

        "Jujurlah padaku Neo , aku tau kau punya perasaan dengannya", desak Intan yang tengah berhadapan dengan pria yang dicintainya selama 4 tahun ini di sebuah Ice cream shop. "Itu hanya masa lalu Tan , kau tidak perlu mengungkitnya" jawab Neo dengan suara serak . Perdebatan yang berulang kali membuat hubungan mereka memanas dan sekarang terulang lagi , untungnya di ice cream shop itu sedang tidak ramai pengunjung karena hujan tak kunjung reda hanya ada Neo ,Intan dan seorang Wanita berhijab yang duduk di belakang bangku dua sejoli itu.
        "Nah kan kau selalu menghindar jika aku bertanya tentang..." belum sempat Intan menyelesaikan kalimatnya Neo memotong perkataannya "Cukup Tan jangan sebut namanya dihadapanku" . " Sekarang makin terlihat bahwa kau masih punya rasa dengan wanita itu", Kata Intan dengan dingin . "Baiklah jika kau ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi antara aku dan dia , dan apa yang kurasakan padanya , kau yakin ingin mendengar kejujuranku ?" Tanya Neo . "Iya aku sangat yakin ingin mendengarnya , walopun aku tahu pasti akan menyakitkan setidaknya hal ini tidak akan menjadi masalah besar lagi bagi hubungan kita", jawab Intan dengan penuh sinar mata keyakinan .
        "Aku mencintainya Tan , tapi  entahlah dengannya aku tidak tahu , dan alasan kenapa aku tidak ingin mengungkitnya karena setiap mendengar namanya ataupun melihatnya rasa sakit ini selalu meradang . Inilah yang sebenarnya Tan aku harap ini cukup untuk memuaskan rasa ingin tahumu", terang Neo dengan pandangan sendu. Mendengar jawaban Neo wanita berhijab yang duduk di belakang Neo tanpa sadar menitikkan air mata , tangannya gemetar hampir membuat kemon tea yang dipesannya terjun bebas ke lantai kalo dia tidak segera menguasai dirinya.
        "Sekarang aku paham dan mengerti , maaf kalo selama ini aku selalu membuatmu terbayang-bayang dan merasakan sakit yang mendera tiap kali aku menyinggung namanya", Intan menatap pria yang dicintainya dengan senyum dan tatapan yang tulus . " Terima kasih tan kau mau  memahamiku", Neo membalas tatapan Intan dengan seulas senyum. "Tapi dia berhak tau Neo tentang apa yang kau rasakan" kata Intan . "Iya Neo , Intan benar aku berhak tau tentang itu semua" kata Wanita berhijab yang sedari tadi mencuri dengar apa yang mereka bicarakan . "Nada....!" tanpa sadar Neo mengucap sebuah nama yang selama ini sangat dihindarinya , Neo tidak percaya dengan pandangannya kalo Nada wanita yang dulu dan masih sangat dicintainya sampai detik ini berdiri nyata dihadapannya dengan penampilan yang sangat berbeda dari 2 tahun yang lalu . Nada telah berubah yang dulunya tidak berhijab dan berpakaian ala remaja biasa sekarang menjelma menjadi wanita muslimah yang memakai gamis biru berpadan dengan jilbab warna senada. Wajah Nada lebih meneduhkan dengan tampilan barunya dan itu membuat rasa yang dulu tak terjamah kini muncul dengan tumpah ruah. 
       "Aku akan pergi dulu Neo , aku harap kau bisa menyelesaikannya sekarang", ujar Intan tersenyum dan berlalu dari mereka berdua.
       "Maafkan aku Neo , aku tau maaf saja takkan cukup untuk mengobati rasa sakitmu, aku tak tau begitu menderitanya kau selama ini dengan semua tingkahku"
Neo diam dan mengalihkan pandangannya ke luar jendela.
       "sepertinya kehadiranku sangat menyiksamu sebaiknya aku pergi", Nada berdiri dari kursinya , namun saat melewati Neo tangan Neo menahan lengan Nada mencegahnya untuk pergi .
 "Maaf ....!"
Nada pun duduk di samping Neo.
"maaf untuk apa Neo ? "
"aku lelah berpura-pura Nad , berpura-pura tidak melihatmu , tidak mendengar namamu dan menepis segala rasaku yang semuanya tertuju untukmu"
"tapi kenapa kau diamkan aku ? kau mengacuhkan aku ? kau pergi begitu saja tanpa sebab yang aku tahu , aku bukan pembaca pikiran Neo yang tau apa yang kau pikirkan" 
"Rasanya sakit saat melihatmu nad , sakit karena aku tak bisa mengatakan apa yang ingin aku katakan sakit melihatmu begitu akrab dengan teman-teman pria dan aku memilih untuk menjauh dan menghindar darimu"
"Dan menurutmu aku baik-baik saja setelah kau pergi tiba-tiba? kau salah besar Neo aku tidak pernah baik- baik saja . kau menghukumku dengan sangat berat , kau tak tau semenjak kau diamkanku , aku berpikir keras salah apa sebenarnya aku padamu sehingga kau begini , tiap malam aku menangisimu , aku tak tau apa yang salah denganku"
"Maafkan aku , aku tak tau kau begitu menderita karena aku , aku kira kau akan bahagia jika aku menghilang dari hidupmu"
"Sebenarnya karna apa kau menjauhiku  ?"
"Aku tidak tahan melihatmu akrab dengan pria lain ,aku pikir aku spesial untukmu tapi ternyata kaupun akrab dengan yang lain"
" Yang terlihat bukan berarti sebuah kebenaran Neo , kalo kau tidak istimewa untuk apa aku berusaha memperbaiki hubungan kiya yang sama sekali tidak kau tahu kalo aku berusaha memperbaikinya dan akupun berhenti karna aku lelah terus berusaha mencari jawaban atas semua sikapmu"
"Ahhh... Sialll ternyata pemikiranku begitu sempit", Neo tidak dapat menyembunyikan penyesalannya.
"dan disini kita bertemu kembali , aku ingin minta maaf "
"kau tidak perlu minta maaf , aku yang harus minta maaf padamu"
"aku memaafkanmu Neo jauh sebelum kau memintanya , dan aku ingin mendengar kau menerima maafku"
"aku memaafkanmu Nad , sungguh aku telah menyiksamu dengan kejam" mata Neo berkaca-kaca dia tidak menyangka ternyata selama ini dia sangat menyakiti wanita sangat dicintainya,.
"Sudahlah Neo yang penting semua sudah diluruskan" 
"Dengarkan aku Nad , lihat aku" Pandangan Neo lurus menatap mata Nada , Nada pun menatap Neo.
"Aku Mikaneo Syargi tulus mencintaimu Melodi Alunada dengan segenap hatiku semenjak kuliah dan 2 tahun walopun kita tidak bertemu aku masih sangat mencintaimu hingga detik ini , aku tau aku bodoh dan terlambat mengakui ini semua tapi aku ingin kau tahu aku bersungguh mencintaimu"
Tangis Nada pun tak terbendung lagi hatinya berkecamuk antara lega , kecewa , bahagia dan sakit
"Mikaneo Syargi itulah kalimat yang sangat aku tunggu yang terucap darimu"
"Benarkah ? lalu apa yang kau rasakan terhadapku ?"
"aku lega , kecewa , bahagia dan sakit . Lega karena ternyata impianku untuk mendengar kalimat itu darimu sudah terwujud , bahagia karena aku juga merasakan perasaan yang sama denganmu , kecewa karna kau terlambat mengungkapkan itu dan sakit karena aku tak bisa membalas perasaanmu", 
Air mata beruarai dari mata indah Nada semakin deras. Neopun memandang wanita yang dicintainya dengan perasaan berkecamuk pandangannya terhenti pada jari kiri manis Nada yang dilingkari cincin emas putih yang indah. Remuk redam hati Neo sekarang dia tahu sudah tak ada kesempatan sama sekali untuk hidup bersama Nada , kecerobohannya memandang situasi tanpa mencari tahu lebih dalam mengantarkannya untuk melepaskan Nada dengan pria lain.
"Tapi aku tetap ingin mendengarnya Nad , aku tau kau sudah bertemu seorang yang tepat untuk menjadi pendampingmu"
Dengan menahan tangis dan rasa yang menyesakkan "Aku Melodi Alunada mencintai Mikaneo Syargi"
Neo pun menitikkan air mata , dia tidak bisa membendung hatinya yang remuk redam . Mereka berdua pun terdiam . Nada  mulai mengumpulkan segenap tenaga untuk melanjutka pembicaraan.
"Aku akan menikah 2 minggu lagi , aku harap kau bisa datang dan memberiku doa restu"
"siapa dia ?"
" Danas Luckio , beda 3 tingkat dengan kita"
"Semoga kau bahagia ........"
"iya terima kasih , aku juga berdoa kau dan Intan juga akan segera menyusul ku dan Lucky ke pelaminan"
"Setelah aku berhasil menghapus bayangmu aku akan segera melamar Intan"
"Aku harap kau bisa melakukannya dengan cepat "
"Lalu kenapa kau menemuiku ? padahal kebenaran apapun takkan merubah keputusanmu untuk menikah dengan Lucky ?"
"Karena aku tak ingin kita terbelenggu masa lalu dan aku ingin kita bisa merasakan kebahagiaan seutuhnya dengan orang yang kita pilih "
"Terima kasih Nada , sebuah anugerah bisa bertemu denganmu , seudah malam sebaiknya kau pulang"
"Iya calon suamiku sudah menunggu d luar . Aku yakin kita akan bahagia walopun tidak bersama kita akan mendapat kebahagiaan dengan cara yang berbeda"
Seulas senyum dari Nada mengakhiri pertemuan mereka malam itu . Akhirnya terjemah sudah kisah yang selama ini tidak terasah. Tak ada lagi pertanyaan dari masa lalu yang menghalangi mereka menatap dan melangkah menuju masa depan . Kebahagiaan memang tidak selalu datang dengan cara seperti yang kita mau tapi tetap saja rasa bahagianya tetaplah sama.
:)








-----------------------------------------------HN-----------------------------------------------------------
 
 
 

Saturday, 12 October 2013

Lucky

Lagi...
Anugerah itu datang menghampiri,,
iyaa , bisa melihadmu nyata didepanku adalah kebahagiaan tak bertepi..
Aku masih menunggumu ,,,
seperti bukit yang selalu berada di tempat sama berharap awan yang sama datang menghampiri...
tak sekedar menghampiri bukit berharap awan itu mau menaunginya selalu...
Entah karena apa aku ingin menunggu...
akupun tidak begitu tahu,,,
Namun aku yakin aku menunggumu untuk berbagi,.,
Berbagi dunia , impian , rahasia , suka dan duka kita...
Menyerah untuk melepas impian benar.benar tak mudah bagiku..
Sudah berulang kali aku mencoba melakukannya...
Tangan takdir yang selalu menarikku untuk bertahan...
Bertahan dengan berbagai harapan,,,
Harapan untuk bisa mendampingimu...
Menjadi bagian hidupmu ...
Aku memintamu padaNYA dalam tiap sujud malamku...
Hanya itu yg bisa aku lakukan untuk menggapai hatimu...
Aku pasrah...
Biar tanganNYA yang akan menuntunmu untuk menemukanku...
Sampai saat itu tiba , aku akan tetap disini
Di tempat ini dan dengan doa yang sama...
:)

Wednesday, 11 September 2013

"terjebak di nostalgia"

Nostalgia ...
tiap kali mendengar kata itu 
ingatanku melayang pada tanggal 18 nov 2012 
di tanggal itu aku memulai babak baru perasaan istimewa 
di hari itu aku sedang pergi ke jogja untuk sebuah test yg harus kuikuti
tak menyangka,,,
itulah perasaanku saat itu , tapi hidup selalu penuh kejutan 
memang sebelum ke jogja kau dan aku memang sudah dekat 
dekat dalam artian kita saling bertukar sms atau hanya sekedar berbalas komentar d fb
tanpa menyentuh topik2 lain kita hanya dekat untuk membicarakan hal,hal lucu dan tak serius 
Malioboro...
di pasar itulah semuanya dimulai ...
berawal dari aku dan teman.teman sedang asyik berbelanja , tetiba hujan deras mengguyur kota jogja
sangat deras waktu itu , sehingga kita memutuskan untuk berteduh di depan kios bakpia 
untunglah pemilik kios itu sangat baik dan tidak keberatan kalau kita berteduh disana
namun hujan semakin lebat walopun kita suda berteduh tetap saja baju  kita tetap basah 
HujaN deras,,,
semakin membuat kita panik sebab kita tak bisa kembali ke bis tepat waktu 
Semesta pun memberikan kejutan ...
disaat aku resah , ternyata di depan ku muncul siluet sosok yang sangat kukenal 
yaa itu adalah kau...
sungguh pada waktu itu daripada hujan reda aku lebih lega bisa bertemu denganmu
dan aku lebih menyangka hujan akan segera reda daripada aku akan bisa bertemu denganmu
Aku lega karena waktu itu kau adalah pemimpin kami , sejauh itu itulah yang aku  pahami 
kau pun mengampiriku dan teman.teman
dengan senyum terkembang yang akhirnya aku tahu itulah senyum yang slalu aku rindu dan aku inginkan 
kau ikut berteduh bersama  kita disini ...
entah siapa yang memulai aku tak tahu , tetiba saja kita sudah bercerita banyak
betapa terbengongnya aku ketika kau mulai menceritakan tentang kau , keluarga dan pekerjaanmu
mungkin itulah efek hujan yang bisa menjadikan orang lebih dekat 
Hujan pun mulai reda ...
kita mulai berjalan kembali ke bis , namun kau teringat kalo aku menginkan untuk membeli sebuah gelang
kau pun memutuskan untuk menemaniku dan mengajak rombongan untuk berbelanja ...
akhirnya aku bisa mendapat gelang yang aku inginkan ..
Mungkin ini adalah hal sederhana terjebak dalam hujan , tapi bagiku ini adalah keajaiban dan pengalaman yang teramat istimewa karena aku melaluinya bersamamu,,,
dan selepas itu aku sellau merindukan saat itu agar bisa terulang kembali
Mustahil memang ,,,
Tapi karena kejadian itu aku baru menyadari suatu hal 
ada rasa yang berbeda yang aku rasakan ketika aku menatapmu
aku baru mengerti perasaan 'beda' yang aku rasakan dari awal aku bertemu denganmu
beda karena setiap melihatmu dan berada didekatmu aku merasa lengkap
seolah puzzle yang sudah lengkap potongan-potongannya terkumpul jadi satu
mulai saat itu hujan bukan lagi hanya menenangkan dan meneduhkan tapi juga 
sebagai hal yang selalu mengingatkan aku padamu dan memori itu ...
Entah kau ingat atapun sudah lupa sama sekali 
tapi aku tak pedulii aku akan tetap mengingat ini sampai kapanpun 
{setelah hujan itu aku menyebutmu awan} :)

Friday, 6 September 2013

Awan -N-

kemarin...
setelah sebulan , dua retina mataku tidak menangkap sosok nyata hadirmu
Akhirnya kemarin kau benar benar hadir di hadapanku
Seharusnya aku senang , bahagia
tapi...
Semua rasanya tertumpah saat aku bertemu pandang dengan pandanganmu
Rasanya sesak ...
iya hatiku d sesaki oleh rasa yg beraneka ragam...
Kamu tau kenapa ?
Sebab kamu nyata d depanku , kamu benar benar ada d hadapanku
selain menatapmu aku tidak bisa melakukan hal lain
banyak kata yang ingin aku katakan padamu
Banyak rasa yang aku bagi denganmu
Tapi di depanmu rasanya aku tidak punya daya sama sekali
Mengandalikan debar jantungku yg berdegup kencang pun aku tak bisa
Aku bergeming di depanmu
hanya mataku yang tampak bicara dengan bahasanya sendiri
entah itu tertangkap oleh matamu atau tidak , aku tak tahu
Bertemu denganmu tidak pernah menjadi hal yang biasa bagiku
Aku merasa pertemuan pertemuan denganmu adalah sebuah keajaiban
iya keajaiban memberikan aku berbagai rasa istimewa
Didepanmu walopun tak ada kata yg terucap antara kita
Tetap saja aku merasa lengkap , iya hidupku terasa lengkap tiap kali aku duduk bersamamu
Tak ada hal lain yang aku inginkan ,,,
aku slalu berharap waktu berhenti berputar ketika aku bersamamu...
--- I Love You , Cloud---

Sunday, 25 August 2013

AwaN

teruntukmu sebuah nama yang kusebut awan
bertemu denganmu adalah sebuah hal dari sekian banyak hal
yang ada disemesta yang tidak pernah aku duga
aku menyebutmu awan karena aku menyukai awan
dan aku menyukai awan karena aku menyukaimu
aku tidak tau kalo menyukaimu bisa membuat aku memiliki
rasa lain yang lebih mendalam yang disebut semua orang adalah 'cinta'
aku tidak tau pasti apa arti cinta
toh , selama ini aku belum menemukan apa hakikatnya
tapi aku tidak peduli dengan semua nama yang terkait rasa ini
rasa yang membuatku benar.benar berlari
untuk mengajar mimpiku agar bisa bersamamu
smua orang mengatakan kau terlalu tinggi untukku kugapai
dan terlalu cepat untuk kukejar
aku mengabaikan semua itu ....
aku tetap mengejarmu dengan alasan aku bisa
mewujudkan harapanku untuk bersanding denganmu
menjadi bagian hidupmu , doamu , dan masa depanmu
aku berlari secepat yang aku bisa untuk mengejarmu
aku membangun tangga yang paling tinggi yg bisa kubuat untuk menggapaimu
semua itu ternyata tidak sia-sia
pada akhirnya aku menjadi 'dekat' denganmu
dengan alasan itu harapanku padamu semakin menguat dan menggebu
walaupun seringkali aku ragu....
sebisa mungkin aku menyingkirkan rasa ragu itu
aku fokus hanya melihat padamu...
keraguan berasal dari pemikiranku
seorang awan tidak diciptakan untuk bersanding denganku
siapalah aku yang begitu percaya diri untuk bersanding dengan seorang awan
aku tahu , aku sadar dan aku paham
dilihat dari sisi manapun aku tidak akan pernah 'pantas' bersanding dengannya
akhirnya....
memang begitulah nyatanya
awan tidak pernah mengharap kehadiranku
kalo bukan tangan takdir yang mengabulkan doaku agar dekat dengannya
dia tidak pernah berdoa untuk bisa dekat denganku
pahit memang ....
saat tahu dia tidak pernah mengarapku
rasanya seperti dihujam ribuan jarum yang sangat tajam
hanya bisa terbungkam
tak bisa berteriak padanya , memberitahunya
kalo aku sangan sakit karenanya
bukan
itu bukan salahnya
itu adalah salahku...
aku terlalu memaksakan keadaan
banyakk menyangkal
terlalu naif kalau kau bersanding denganku
tapii...
inilah kenyataannya ...
aku tidak bisa memaksa ...
aku tidak bisa menolak
hanya bisa menerima ...
tapi aku tidak pernah menyesal karena punya 'cinta' untuknya
yang jelas aku harus melupakan semua harapanku tentangnya
tapi tidak dengan rasa ini sebelum 'sang pembuat rasa' menghilangkan perasaan ini

aku akan tetap bertahan mempertahankann rasa itu...

Friday, 7 June 2013

"Senja ini"

Senja kali ini begitu kelam
Angin senjapun terasa menyesakkan hati
Senja kali ini benar-benar berat
Terkisah hari ini benar-benar hari yang berat
Tembok pertahananku lambat laun mulai retak
Aku tidak sanggup lagi berpura-pura 
tentang segala yang ada padaku semuanya baik
Walaupun begitu dengan bersusah payah 
Aku selalu menebar senyumku pada mereka
Iya, mereka yang benar-benar aku sayangi
Aku hanya ingin mereka tahu , aku baik-baik saja
Bukan aku tak sayang pada hatiku
Hati yg teramat sangat lelah memendam semuanya sendiri
Namun , aku juga tidak pernah rela melihat
Semua orang yang kusayangi bersedih 
hanya karena memikirkan aku
Kalau boleh , aku ingin menanggung smua kesedihan
mereka semua dan memberikan seluruh 
kebahagiaanku pada mereka 
Terdengar munafik , tapi itulah yang benar-benar aku lakukan
Namun aku hanya orang biasa , aku sadar
Menghadapi masalah kesedihanku saja 
Aku sudah tidak kuat , apalagi harus menanggung duka semua orang
Maka dari itu inilah satu-satunya yang bisa aku lakukan
Tidak membagi tangis ku dengan mereka ....

Friday, 31 May 2013

-* Missing piece *-

Pertemuan itu aku  tidak akan pernah lupa

Walaupun disana tidak hanya kamu dan aku 

Dan kita memang tidak membicarakan tentang kita

tapi aku bahagia kamu datang untukku


Rasanya tidak bisa diungkap dengan untaian huruf

yang tersusun dalam kata 

Rinduku menyeruak keluar ketika mataku

Menangkap jelas sosok nyatamu didepanku

Tubuhku gemetar , kakiku tak sanggup untuk 

menopang tubuhku , otakku pun beku

mulutku terkunci tak mampu berkata-kata

Rindu yang memuncak didalam hati 

Menghambur keluar kesemua sel yg ada d tubuhku

Airmata pun sempat meleleh

tapi sebelum sempat jatuh aku menyekanya

aku tidak ingin kamu melihatnya

Hanya seulas senyum yang berasal dari hatiku terdalam

yang bernafaskan tulus cinta rinduku padamu

yang bisa aku persembahkan saat tatapan kita bertemu

Hanya sedetik aku melihat ke dalam matamu

Jujur saja aku tidak kuat bila harus terus menerus 

memandang ke dalam matamu

Kalau kamu tanya alasannya , jujur aku sendiri tidak tau


Seolah mimpi , melihatmu datang
memanggil namaku dengan seulas senyum

yang selama ini aku rindu , aku ingin

Rasanya seperti aku tersesat d gurun sahara

yang panasnya menyiksa , dan kamu adalah hujan

mengguyur d tengah kegersangan hidupku 

Mengguyurku dengan semangat dan harapan baru

membuatku berani menjadi seorang pemimpi

yang berani berjuang untuk menggapai mimpinya

Pada saat itu aku sadar bahagia itu sederhana 

hanya dengan melihatmu berdiri d depanku dengan

seulas senyum hangat bahagia 

Itulah yang aku cari sebagai pelengkap bahagiaku


-N- "Kamu adalah samudera tempat hatiku bermuara" -N-



Wednesday, 29 May 2013

"my paper plane to cloud"

  


"Mungkin dengan cara ini aku bisa menyentuhmu dengan kata yang aku goreskan di pesawat kertas itu"

UEC is my Treasure


^Sepatah kata untukmu UECku^


Sebanyak apapun orang yang ingin aku pergi darimu

Aku takkan melakukannya

Seberapapun aku lelah menghadapimu

Hatiku takkan membiarkanku pergi darimu 

Kau lebih dari sekedar tempat yang d anggap orang lain tidak penting 

Bagiku kau sangat penting 

Bahkan kau sudah jadi bagian terpenting dalam hidupku \

Seberapa orang ingin menghapus itu aku jamin takkan pernah bisa 

  Kau memberiku banyak hal 

Bahkan yang tidak aku minta sekalipun

Kau seperti kotak harta karun 

yang Tuhan hadiahkan padaku

Olehmu aku menemukan banyak hal 

Percaya diri

Keluarga 

Sahabat 

Teman 

dan juga Cinta ...

Olehmu aku merasakan banyak hal

Gembira , Sedih , Senyum , Tawa , Tangis , Sebel 

Berkat semua hal itu aku bisa menjadi seorang yang menatap dunia

berani menjadi diriku sendiri

berani mengatakan semua yang aku katakan 

Alasan kuat mengapa aku seperti ini

Karena aku mencintaimu 

 Maafkan aku UEC

Aku bersalah padamu , bahkan aku nyaris menghianatimu karena kebodohanku

Tak ayal aku menangis karena kebodohanku 

Tapi seseorang menyadarkanku menangisi itu tak ada gunanya 

Dia membangkitakn semangatku untuk memperbaiki semuanya

Aku janji ini takkan terulang lagi ,,,

"My life change so much better when I meet you UEC"

AWAN part 2

Setiap orang yang mendengarkan aku

bahwa aku ingin bersamamu

Mereka tertawa konyol dan mengolok"ku

tentang mimpiku ingin menggapaimu

Awan...

Aku semakin tau kau terlalu baik untukku

Aku tidak pantas memlikimu jangankan itu

Memimpikanmu saja aku sudah tak pantas

Kau terlalu tinggi untuk ku gapai

Dunia kita berbeda

Bahkan ketika aku sudah membuat untaian tanggaku

untuk bisa meraihmu

Tetap saja aku belum bisa menggapaimu

Belum lagi Tanggaku yang terbuat

dari doa , harapan, impian ,airmataku untuk bersamamu

selalu ambruk ketika banyak orang merusaknya

dengan olok"an itu

seakan mereka ingin aku cepat bangun dari mimpiku

yang tidak nyata ...

tapi jujur Awan 

hatiku benar-benar dipilih to LOVE you

Tuesday, 28 May 2013

contoh makalah KDRT



KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA pada WANITA


PEMBIMBING :
Bpk Cahyo Hasanudin , S.Pd

Disusun Oleh :
Hilda Adelia Resita
12120066
                       
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
IKIP PGRI BOJONEGORO
2013

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidyahNya kepada kita semua sehingga saya dapat menyelesaikan makalah pada waktunya. Walaupun hasilnya masih jauh dari apa yang menjadi harapan pembimbing namun sebagai awal pembelajaran dan agar menambah semangat dalam mencari pengetahuan yang luas bukan sebuah kesalahan jika saya mengucapkan kata syukur.
Terimakasih saya ucapkan kepada dosen Bahasa Indonesia yang telah memberikan arahan terkait penyusunan makalah ini. Tanpa bimbingan dari beliau mungkin saya tidak akan dapat menyelesaikan tugas ini sesuai dengan format yang berlaku. Kesalahan yang terdapat di dalam jelas ada. Namun bukanlah kesalahan yang tersengaja melainkan karena khilafan dan kelupaan. Dari kesemua kelemahan saya kiranya dapat dimaklumi.
Terimakasih saya ucapkan pula kepada teman-teman yang telah memberikan banyak saran dan pengetahuannya sehingga menambah hal baru bagi saya. Terutama sumbangannya dalam hal materil berupa referensi mengenai kekerasan dalam rumah tangga
Demikian, harapan saya semoga hasil pengkajian ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Dan menambah referensi yang baru sekaligus ilmu pengetahuan yang baru pula

Bojonegoro, 28 Mei 2013

Penulis



i


DAFTAR ISI
Halaman judul
Kata pengantar........................................................................................................... i
Daftar isi.................................................................................................................... ii
Bab I Pendahuluan..................................................................................................... 1
A.  Latar belakang.......................................................................................... 1
B.  Rumusan masalah..................................................................................... 2
C.  Tujuan....................................................................................................... 2
D. Manfaat..................................................................................................... 3
Bab II Isi.................................................................................................................... 4
A.  Kekerasan dalam rumah tangga............................................................... 4
B.  Bentuk-bentuk Kekerasan dalam rumah tangga...................................... 5
C.  Faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga..................................... 9
D. Dampak kekerasan dalam rumah tangga................................................... 10
E.  Penanggulangan kekerasan dalam rumah tangga..................................... 11
F. Mengatasi kekerasan dalam rumah tangga................................................ 12
G. Issu tentang Kekerasan dalam Rumah tangga.......................................... 13
H. Implikasi Perawatan Wanita korban KDRT............................................. 15

Bab III Penutup......................................................................................................... 17
A. Simpulan................................................................................................... 17
B. Saran.......................................................................................................... 18
Daftar pustaka............................................................................................................ 19


BAB 1

PENDAHULUAN

A.    Latar belakang masalah
Pernikahan adalah babak baru bagi kehidupan manusia . Menurut KBBI nikah adalah ikatan (akad) perkawinan yang dilakukan sesuai deng anketentuan hukum dan ajaran agama , sedangkan pernikahan adalah 1 hal (perbuatan) nikah; 2 upacara nikah . Semua orang di dunia ini dalam fitrahnya adalah ingin berkeluarga dengan orang yang dicintainya dan bisa menghasilkan keturunan untuk bisa meneruskan silsilah keluarga juga bisa untuk meneruskan membela agama dan negara . Semua orang memimpikan mempunyai pernikahan yang bahagia penuh cinta dan hanya berakhir bila kematian datang menghampiri . Sehingga kebanyakan orang memerlukan proses panjang pemikiran yang matang pada akhirnya untuk memutuskan untuk menikah karena semuanya menginginkan pernikahan sekali seumur hidup agar kelak dapat saling mengisi dengan pasangannya setiap harinya serta agar tidak salah memilih orang sebagai pendamping hidup dan juga agar terhindar dari satu kata yang paling ditakutkan pasangan suami istri di dunia ini adalah ‘Perceraian’ . Karena perceraian akan banyak menimbulkan dampak negatif bagi keseluruhan keluarga yang terjalin oleh pernikahan , terlebih lagi untuk anak-anak . Akhir-akhir ini banyak sekali pasangan suami istri yang bercerai karena kasus KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga . Memang benar apa kata pepatah ‘tak ada yang abadi di dunia ini’ . Termasuk dalam keluarga pastinya tidak selalu harmonis dan berjalan mulus-mulus saja tentunya pasti ada konflik didalamnya entah itu konflik kecil ataupun konflik besar . Konflik antara suami dengan istri , konflik antara orang tua dan anak tak dapat dihindari dalam kehidupan keluarga .Walaupun seperti itu setiap keluarga mempunyai cara-cara sendiri menyelesaikan konflik seperti ini . Tentu hal bagus jika cara penyelesaiannya dengan cara yang bijaksana dan penuh kekeluargaan dengan bersama-sama mencari solusi dari konflik yang dialami . Berbeda kalau cara penyelesaiannya dengan cara kekerasan sebagai pelampiasan kemarahan ada yang dengan memukul , menampar , teriakan , makian dan sebagainya . Yang sebagian besar wanitalah sebagai korban kekerasan (KDRT).  Ada ungkapan yang mengatakan,"Bila di luar rumah banyak penjahat yang senantiasa mengancam kenyamanan dan keamananan kita, di rumah malah jauh lebih tidak aman." Alasannya, kejahatan di luar rumah lebih mudah untuk dideteksi, sedangkan kejahatan di dalam rumah-berupa tindak kekerasan-saat ini sulit dideteksi penegak hukum. Masalahnya, selain terlindung oleh pernikahan sebagai lembaga pengikat, Kekerasan DalamRumah Tangga (KDRT) juga masih tertutup dan selalu dianggap sebagai masalah domestik.Selama ini, masyarakat masih menganggap kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada lingkup keluarganya sebagai persoalan pribadi yang tidak boleh dimasuki pihak luar. Bahkan sebagian masyarakat-termasuk perempuan yang menjadi korban-ada yang menganggap kasus-kasus tersebut bukan sebagai tindak kekerasan.Akibat masih kuatnya budaya patriarki ditengah-tengah masyarakat yang selalu mensubordinasi dan memberikan pencitraan negatif terhadap perempuan sebagai pihak yang memang 'layak' dikorbankan dan dipandang sebatas "alas kaki di waktu siang dan alas tidur di waktu malam".
B.     Rumusan masalah
1.              Apakah yang dimaksud Kekerasan dalam rumah tangga itu ?
2.              Apa saja bentuk-bentuk Kekerasan dalam Rumah Tangga ?
3.              Apakah faktor-faktor penyebab Kekerasan dalam Rumah Tangga ?
4.              Apakah dampak dari kekerasan dalam rumah tangga ?
5.              Bagaimana cara penanggulangan Kekerasan dalam Rumah Tangga ?
6.              Bagaimana cara mengatasi kekerasan dalam rumah tangga ?
7.              Apa saja issu tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga ?
8.              Bagaimana Implikasi perawatan wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga ?

C.    Tujuan pembuatan makalah
1.              Mengetahui secara lebih jelas apa itu kekerasan dalam rumah tangga
2.              Mengetahui bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga
3.              Mengetahui faktor-faktor penyebab didalam kekerasan dalam rumah
tangga
4.              Mengetahui dampak dari kekerasan dalam rumah tangga
5.              Mengetahui cara penanggulangan kekerasan dalam rumah tangga
6.              Mengetahui cara mengatasi kekerasan dalam rumah tangga
7.              Mengetahui issu apa saja tentang kekerasan dalam rumah tangga
8.              Mengetahui implikasi perawatan yang baik bagi wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga

D.            Manfaat
Secara operasional, manfaat yang diharapkan dari makalah ini adalah manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoristis yang diharapkan adalah pembaca dapat memahami lebih mendalam tentang apa itu artian kekerasan dalam rumah tangga dalam kesulurahan makna ataupun dalam artian per kata . Manfaat praktis yang dapat diharapkan dari makalah ini adalah bagi pembaca, makalah ini dapat menambah pemahaman dan gambaran apa yang penyebab kekerasan dalam rumah tangga itu apa saja faktor-faktornya . Dan memberikan proyeksi bagaimana harus bersikap dan apa yang dilakukan pembaca jika mendapat kekerasan dalam rumah tangga.


BAB II

PEMBAHASAN


A.Kekerasan dalam rumah tangga

Sebelum membahas definisi dan makna secera keseluruhan dari kekerasan dalam rumah tangga , kita harus memahami dulu apa itu kekerasan dan apa itu rumah tangga. Menurut KBBI kekerasan adalah 1 perihal (yg bersifat, berciri) keras; 2 perbuatan seseorang atau kelompok orang yg menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain; 3 paksaan . Namun yang dimaksud dalam masalah ini adalah paksaan . Sedangkan pengertian rumah tangga atau keluarga adalah 1 ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah 2 orang seisi rumah yg menjadi tanggungan 3 (kaum -- ) sanak saudara; kaum kerabat 4 satuan kekerabatan yg sangat mendasar dl masyarakat .
Sedangkan kekerasan menurut kamus politik adalah : tindakan – tindakan yang menggunakan kekuatan fisik dan / atau ancaman untuk memaksakan kehendak pada pihak yang tidak mau menurut.
Menurut Undang-undang No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, memiliki arti setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.Masalah kekerasan dalam rumah tangga telah mendapatkan perlindungan hukum dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 yang antara lain menegaskan bahwa:
a.    Bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan rasa aman dan bebes dari segala bentuk  kekerasan sesuai dengan falsafah Pancasila dan Undang-undang Republik Indonesia tahun 1945.
b.      Bahwa segala bentuk kekerasan, terutama Kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran hak asasi manusia, dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta bentuk deskriminasi yang harus dihapus.
c.       Bahwa korban kekerasan dalam rumah tangga yang kebanyakan adalah perempuan, hal itu harus mendapatkan perlindungan dari Negara dan/atau masyarakat agar terhindar dan terbebas dari kekerasan atau ancaman kekerasan, penyiksaan, atau perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat kemanusiaan.
d.      Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagai dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d perlu dibentuk Undang-undang tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
Tindak kekerasan yang dilakukan suami terhadap isteri sebenarnya merupakan unsur yang berat dalam tindak pidana, dasar hukumnya adalah KUHP (kitab undang-undang hukum pidana) pasal 356 yang secara garis besar isi pasal yang berbunyi:
“Barang siapa yang melakukan penganiayaan terhadap ayah, ibu, isteri
atau anak diancam hukuman pidana”


B. Bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga
     
1.      KEKERASAN FISIK

A.     Kekerasan Fisik Berat, berupa penganiayaan berat  seperti menendang; memukul, menyundut; melakukan percobaan pembunuhan atau pembunuhan dan semua perbuatan lain yang dapat mengakibatkan :
a.              Cedera berat
b.              Tidak mampu menjalankan tugas sehari-hari
c.              Pingsan
d.             Luka berat pada tubuh korban dan atau luka yang sulit disembuhkan atau yang menimbulkan bahaya mati
e.              Kehilangan salah satu panca indera.
f.               Mendapat cacat.
g.              Menderita sakit lumpuh.
h.              Terganggunya daya pikir selama 4 minggu lebih
i.                Gugurnya atau matinya kandungan seorang perempuan
j.                Kematian korban.

B.    Kekerasan Fisik Ringan, berupa menampar, menjambak, mendorong, dan perbuatan lainnya yang mengakibatkan:
a.      Cedera ringan
b.      Rasa sakit dan luka fisik yang tidak masuk dalam kategori berat

C.    Melakukan repitisi kekerasan fisik ringan dapat dimasukkan ke dalam jenis kekerasan berat.

  2.      KEKERASAN PSIKIS:

A.    Kekerasan Psikis Berat, berupa tindakan pengendalian, manipulasi, eksploitasi, kesewenangan, perendahan dan penghinaan, dalam bentuk pelarangan, pemaksaan dan isolasi sosial; tindakan dan atau ucapan yang merendahkan atau menghina; penguntitan; kekerasan dan atau ancaman kekerasan fisik, seksual dan ekonomis; yang masing-masingnya bisa mengakibatkan penderitaan psikis berat berupa salah satu atau beberapa hal berikut:
a.       Gangguan tidur atau gangguan makan atau ketergantungan obat atau disfungsi seksual yang salah satu atau kesemuanya berat dan atau menahun.
b.      Gangguan stress pasca trauma.
c.       Gangguan fungsi tubuh berat (seperti tiba-tiba lumpuh atau buta tanpa indikasi medis)
d.      Depresi berat atau destruksi diri
e.       Gangguan jiwa dalam bentuk hilangnya kontak dengan realitas seperti skizofrenia dan atau bentuk psikotik lainnya
f.       Bunuh diri

 B.    Kekerasan Psikis Ringan, berupa tindakan pengendalian, manipulasi, eksploitasi, kesewenangan, perendahan dan penghinaan, dalam bentuk pelarangan, pemaksaan, dan isolasi sosial; tindakan dan atau ucapan yang merendahkan atau menghina; penguntitan; ancaman kekerasan fisik, seksual dan ekonomis;yang masing-masingnya bisa mengakibatkan penderitaan psikis ringan, berupa salah satu atau beberapa hal di bawah ini:
a.       Ketakutan dan perasaan terteror
b.       Rasa tidak berdaya, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak
c.       Gangguan tidur atau gangguan makan atau disfungsi seksual
d.      Gangguan fungsi tubuh ringan (misalnya, sakit kepala, gangguan pencernaan tanpa indikasi medis)
e.       Fobia atau depresi temporer

 3.      KEKERASAN SEKSUAL:

A.     Kekerasan Seksual Berat, berupa:
a.       Pelecehan seksual dengan kontak fisik, seperti meraba, menyentuh organ seksual, mencium secara paksa, merangkul serta perbuatan lain yang menimbulkan rasa muak/jijik, terteror, terhina dan merasa dikendalikan.
b.      Pemaksaan hubungan seksual tanpa persetujuan korban atau pada saat korban tidak menghendaki.
c.       Pemaksaan hubungan seksual dengan cara tidak disukai, merendahkan dan  atau menyakitkan.
d.      Pemaksaan hubungan seksual dengan orang lain untuk tujuan pelacuran dan atau tujuan tertentu.
e.       Terjadinya hubungan seksual dimana pelaku memanfaatkan posisi ketergantungan korban yang seharusnya dilindungi.
f.       Tindakan seksual dengan kekerasan fisik dengan atau tanpa bantuan alat yang menimbulkan sakit, luka,atau cedera.
B.    Kekerasan Seksual Ringan, berupa pelecehan seksual secara verbal seperti komentar verbal, gurauan porno, siulan, ejekan dan julukan dan atau secara non verbal, seperti ekspresi wajah, gerakan tubuh atau pun perbuatan lainnya yang meminta perhatian seksual yang tidak dikehendaki korban bersifat melecehkan dan atau menghina korban.

C.    Melakukan repitisi kekerasan seksual ringan dapat dimasukkan ke dalam jenis kekerasan seksual berat.


 4.      KEKERASAN EKONOMI:

A.     Kekerasan Ekonomi Berat, yakni tindakan eksploitasi, manipulasi dan pengendalian lewat sarana ekonomi berupa:
a.       Memaksa korban bekerja dengan cara eksploitatif termasuk pelacuran.
b.      Melarang korban bekerja tetapi menelantarkannya.
c.       Mengambil tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan korban, merampas dan atau memanipulasi harta benda korban.

A.    Kekerasan Ekonomi Ringan, berupa melakukan upaya-upaya sengaja yang menjadikan korban tergantung atau tidak berdaya secara ekonomi atau tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya.









C. Faktor-faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga

1) Masyarakat membesarkan anak laki-laki dengan menumbuhkan  keyakinan bahwa anak laki-laki harus kuat , berani dan tidak toleran

2) Laki-laki dan perempuan tidak diposisikan setara dalam masyarakat.

3) Persepsi mengenai kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga harus ditutup karena merupakan masalah keluarga dan bukan masalah sosial

4) Pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama mengenai aturan mendidik kepatuhan istri pada suami , penghormatan posisi suami sehingga terjadi persepsi bahwa laki-laki boleh menguasai perempuan

5) Budaya bahwa istri bergantung pada suami, khususnya ekonomi.

6) Diskriminasi dan pembatasan dibidang ekonomi . Diskriminasi dan pembatasan kesempatan bagi wanita untuk bekerja mengakibatkan wanita (istri) ketergantungan terhadap suami, dan ketika suami kehilangan pekerjaan maka istri mengalami tindakan kekerasan.
7) Kepribadian dan kondisi psikologis suami yang tidak stabil.
8) Pernah mengalami kekerasan pada masa kanak-kanak.
9) Beban pengasuhan anak . Istri yang tidak bekerja, menjadikannya menanggung beban sebagai pengasuh anak.  Ketika terjadi hal yang tidak diharapkan terhadap anak, maka suami akan menyalah-kan istri sehingga tejadi kekerasan dalam rumah tangga.
10) Wanita sebagai anak-anak .Konsep wanita sebagai hak milik bagi laki-laki menurut hukum, mengakibatkan kele-luasaan laki-laki untuk mengatur dan mengendalikan segala hak dan kewajiban wanita.  Laki-laki merasa punya hak untuk melakukan kekerasan sebagai seorang bapak melakukan kekerasan terhadap anaknya agar menjadi tertib.
11) Budaya bahwa laki-laki dianggap superior dan perempuan inferior. Laki-laki dianggap sebagai superioritas sumber daya dibandingkan dengan wanita, sehingga mampu mengatur dan mengendalikan wanita.
12) Melakukan imitasi, terutama anak laki-laki yang hidup dengan orang tua yang sering melakukan kekerasan pada ibunya atau dirinya
13) Masih rendahnya kesadaran untuk berani melapor dikarenakan dari masyarakat sendiri yang enggan untuk melaporkan permasalahan dalam rumah tangganya, maupun dari pihak- pihak yang terkait yang kurang mensosialisasikan tentang kekerasan dalam rumah tangga, sehingga data kasus tentang (KDRT) pun banyak terjadi . Alasan yang lazim dikemukakan oleh penegak hukum yaitu adanya legitimasi hukum bagi suami melakukan kekerasan sepanjang bertindak dalam konteks harmoni keluarga.



D. Dampak dari kekerasan dalam rumah tangga

          KDRT dapat menimbulkan dampak yang serius pada korban dan orang terdekatnya . Adanya dampak fisik mungkin lebih tampak. Misal: luka, rasa sakit, kecacatan,kehamilan, keguguran kandungan, kematian. Apapun bentuk kekerasannya, selalu ada dampak psikis dari KDRT. Dampak psikis KDRT pada korban dewasa diantaranya:
  Menderita ketegangan (stres) tingkat tinggi. Menderita kecemasan, depresi dan kejiwaan tingkat tinggi
  Kemungkinan bunuh diri
  Kemungkinan  keguguran  dua  kali  lebih tinggi  dibandingkan  yang  bukan  korban kekerasan
  Kemampuan  menghadapi  dan menyelesaikan masalah lebih rendah.
  Lebih  memungkinkan  bertindak  kejam terhadap anak-anaknya
  Lebih  sering  datang  ke  dokter,  karena menderita sakit kepala, asma dan penyakit-penyakit lain akibat stres.
Sedangkan , Dampak psikis  KDRT pada AnakDampak KDRT pada Anak----anak, anak, anak, diantaranya:
  Menjadi  sasaran  penganiayaan  akibat kemarahan orang tuanya.
  Anak  tumbuh  menjadi  seorang  yang penyendiri,  pencemas,  selalu  gelisah  dan agresif.
  Anak meniru perilaku orang tua, sehingga tumbuh menjadi pelaku kekerasan.
  Anak belajar bahwa ia tidak berharga dan ia tidak  mampu  mengungkapkan  apa  yang diinginkan dan tidak diinginkan.


E.     Penanggulangan Kekerasan dalam Rumah Tangga

          Untuk menghindari terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga, diperlukan cara-cara penanggulangan Kekerasan dalam Rumah Tangga, antara lain:
a. Perlunya keimanan yang kuat dan akhlaq yang baik dan berpegang teguh pada agamanya sehingga Kekerasan dalam rumah tangga tidak terjadi dan dapat diatasi dengan baik dan penuh kesabaran.
b. Harus  tercipta kerukunan dan kedamaian di dalam sebuah keluarga, karena didalam agama itu mengajarkan tentang kasih sayang terhadap ibu, bapak, saudara, dan orang lain. Sehingga antara anggota keluarga dapat saling mengahargai setiap pendapat yang ada.
c. Harus adanya komunikasi yang baik antara suami dan istri, agar tercipta sebuah rumah tangga yang rukun dan harmonis. Jika di dalam sebuah rumah tangga tidak ada keharmonisan dan kerukunan diantara kedua belah pihak, itu juga bisa menjadi pemicu timbulnya kekerasan dalam rumah tangga.
d. Butuh rasa saling percaya, pengertian, saling menghargai dan sebagainya antar anggota keluarga. Sehingga rumah tangga dilandasi dengan rasa saling percaya. Jika sudah ada rasa saling percaya, maka mudah bagi kita untuk melakukan aktivitas. Jika tidak ada rasa kepercayaan maka yang timbul adalah sifat cemburu yang kadang berlebih dan rasa curiga yang kadang juga berlebih-lebihan.
e. Seorang istri harus mampu mengkoordinir berapapun keuangan yang ada dalam keluarga, sehingga seorang istri dapat mengatasi apabila terjadi pendapatan yang minim, sehingga kekurangan ekonomi dalam keluarga dapat diatasi dengan baik.

F.     Mengatasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Jika kekerasan dalm rumah tangga terjadi maka bagi pelaku dan korban kekerasan sendiri, sebaiknya mencari bantuan pada Psikolog untuk memulihkan kondisi psikologisnya. Bagi suami sebagai pelaku, bantuan oleh Psikolog diperlukan agar akar permasalahan yang menyebabkannya melakukan kekerasan dapat terkuak dan belajar untuk berempati dengan menjalani terapi kognitif. Karena tanpa adanya perubahan dalam pola pikir suami dalam menerima dirinya sendiri dan istrinya maka kekerasan akan kembali terjadi.Sedangkan bagi istri yang mengalami kekerasan perlu menjalani terapi kognitif dan belajar untuk berperilaku asertif. Selain itu, istri juga dapat meminta bantuan pada LSM yang menangani kasus-kasus kekerasan pada perempuan agar mendapat perlidungan. Suami dan istri juga perlu untuk terlibat dalam terapi kelompok dimana masing-masing dapat melakukan sharing sehingga menumbuhkan keyakinan bahwa hubungan perkawinan yang sehat bukan dilandasi oleh kekerasan namun dilandasi oleh rasa saling empati. Selain itu, suami dan istri perlu belajar bagaimana bersikap asertif dan memanage emosi sehingga jika ada perbedaan pendapat tidak perlu menggunakan kekerasan karena berpotensi anak akan mengimitasi perilaku kekerasan tersebut. Oleh karena itu, anak perlu diajarkan bagaimana bersikap empati dan memanage emosi sedini mungkin namun semua itu harus diawali dari orangtua.



G.    Issu tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Isu penindasan terhadap wanita terus menerus menjadi perbincangan hangat. Salah  satunya adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Perjuangan penghapusan KDRT nyaring disuarakan organisasi, kelompok atau bahkan negara yang meratifikasi konvensi mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (Convention on the Elimination of All Form of Discrimination/CEDAW) melalui Undang-undang No 7 tahun 1984. Juga berdasar Deklarasi Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan yang dilahirkan PBB tanggal 20 Desember 1993 dan telah di artifikasi oleh pemerintah Indonesia. Bahkan di Indonesia telah disahkan Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang ‘Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga’.
Perjuangan penghapusan KDRT berangkat dari fakta banyaknya kasus KDRT yang terjadi dengan korban mayoritas perempuan dan anak-anak. Hal ini berdasarkan sejumlah temuan Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) dari berbagai organisasi penyedia layanan korban kekerasan.
Tanggal 22 September 2004 merupakan tanggal bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, perjuangan perempuan Indonesia, terutama yang tergabung dalam Jaringan Advokasi Kebijakan Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan (Jangka-PKTP), yang merupakan gabungan LSM perempuan se-Indonesia, membuahkan hasil disahkannya RUU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga menjadi UU.
Alasan yang lazim dikemukakan oleh penegak hukum yaitu adanya legitimasi hukum bagi suami melakukan kekerasan sepanjang bertindak dalam konteks harmoni keluarga.Penerapan sistem itu telah meluluh-lantakkan sendi-sendi kehidupan asasi manusia. Dari sisi ekonomi misalnya, sistem kapitalisme mengabaikan kesejahteraan seluruh umat manusia. Sistem ekonomi kapitalistik menitikberatkan pertumbuhan dan bukan pemerataan. Pembangunan negara yang diongkosi utang luar negeri, dan merajalelanya perilaku kolusi dan korupsi pada semua lini pemerintahan, telah meremukkan sendi-sendi perekonomian bangsa. Tak kurang 70% penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Mereka tidak mampu menghidupi diri secara layak karena negara mengabaikan pemenuhan kebutuhan pokok mereka. Himpitan ekonomi inilah yang menjadi salah satu pemicu orang berbuat nekat melakukan kejahatan, termasuk munculnya KDRT. Banyak kasus KDRT menimpa keluarga miskin, dipicu ketidakpuasan dalam hal ekonomi.
Dari sisi hukum, ketiadaan sanksi yang tegas dan membuat jera pelaku telah melanggengkan kekerasan atau kejahatan di masyarakat. Seperti pelaku pemerkosaan yang dihukum ringan, pelaku perzinaan yang malah dibiarkan, dan lain lain. Dari sisi sosial-budaya, gaya hidup hedonistik yang melahirkan perilaku permisif, kebebasan berperilaku dan seks bebas, telah menumbuh-suburkan perilaku penyimpangan seksual seperti homoseksual, lesbianisme dan hubungan seks disertai kekerasan.
Untuk persoalan   ini, dibutuhkan penerapan hukum yang menyeluruh oleh negara. Kalau tidak akan terjadi ketimpangan. Sebagai contoh sulit untuk menghilangkan pelacuran, kalau faktor ekonomi tidak diperbaiki. Sebab, tidak sedikit orang melacur karena persoalan ekonomi. Kekerasaan dalam rumah tangga, kalau hanya dilihat dari istri harus mengabdi kepada suami, pastilah timpang. Padahal dalam Islam, suami diwajibkan berbuat baik kepada istri. Kekerasaan yang dilakukan oleh suami seperti menyakiti fisiknya bisa diberikan sanksi diyat. Disinilah letak penting tegaknya hukum yang tegas dan menyeluruh.
Menurut pasal 11 UU PKDRT, pemerintah bertanggung jawab dalam upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan menurut pasal 12 ayat (1) menyelenggarakan advokasi dan sosialisasi tentang kekerasan dalam rumah tangga juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun, nyatanya, sosialisasi dan advokasi kekerasan dalam rumah tangga masih minim. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apalagi memahami UU PKDRT, bahkan di kalangan aparat penegak hukum masih timbul berbagai persepsi.
Sehubungan dengan banyak­nya hal baru dalam UU PKDRT yang tidak ditemukan dalam UU lain, seperti perlindungan sementara dan perintah perlindungan, juga adanya tindak pidana berupa jenis kekerasan lain di luar kekerasan fisik, diperlukan pendidikan dan pelatihan yang memadai bagi aparat penegak hukum dan pekerja sosial untuk menyamakan persepsi.
UU PKDRT perlu direvisi pada bagian-bagian yang rancu dan perlu penambahan jenis kekerasan, seperti kekerasan ekonomi dan kekerasan sosial. Selain itu, diperlukan harmonisasi peraturan perundang-undangan yang tidak sejalan dengan napas kesetaraan gender, antara lain dengan merevisi UU Perkawinan, agar peraturan perundang-undangan bisa saling mendukung dan tidak saling bertentangan, supaya UU PKDRT dapat dirasakan efektivitasnya.
Penegakan hukum UU PKDRT tidak akan terlepas dari penegakan hukum pada umumnya. Apabila negara tidak dapat menciptakan supremasi hukum, perlindungan yang diatur dalam UU PKDRT hanya akan berupa law in book (teori) belaka, sedangkan dalam law in action (praktik) akan sulit terwujud. Oleh karena itu, supremasi hukum harus ditegakkan.

H.    Implikasi Perawatan Wanita korban KDRT
Implikasi keperawatan yang dapat diberikan untuk menolong kaum perempuan dari tindak kekerasan dalam rumah tangga adalah :
1.      Merekomendasikan tempat perlindungan seperti crisis center, shelter dan one stop crisis center.
2.      Memberikan pendampingan psikologis dan pelayanan pengobatan fisik korban. Disini perawat dapat berperan dengan fokus meningkatkan harga diri korban, memfasilitasi ekspresi perasaan korban, dan meningkatkan lingkungan sosial yang memungkinkan. Perawat berperan penting dalam upaya membantu korban kekerasan diantaranya melalui upaya pencegahan primer terdiri dari konseling keluarga, modifikasi lingkungan sosial budaya dan pembinaan spiritual, upaya pencegahan sekunder  dengan penerapan asuhan keperawatan sesuai permasalah-an yang dihadapi klien, dan pencegaha tertier melalui pelatihan/pendidikan, pem-bentukan dan proses kelompok serta pelayanan rehabilitasi.
3.      Memberikan pendampingan hukum dalam acara peradilan.
4.      Melatih kader-kader (LSM) untuk mampu menjadi pendampingan korban kekerasan.
5.      Mengadakan pelatihan mengenai perlindungan pada korban tindak kekerasan dalam rumah tangga sebagai bekal perawat untuk mendampingi korban.























BAB III


PENUTUP


A.            KESIMPULAN

          Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah segala bentuk tindak kekerasan yang dilakukan oleh suami terhadap istri yang berakibat menyakiti secara fisik, psikis, seksual dan ekonomi, termasuk ancaman, perampasan kebebasan yang terjadi dalam rumah tangga atau keluarga. Selain itu, hubungan antara suami dan istri diwarnai dengan penyiksaan secara verbal, tidak adanya kehangatan emosional, ketidaksetiaan dan menggunakan kekuasaan untuk mengendalikan istri. Jadi kekerasan bukan hanya terwujud dalam penyiksaan fisik, namun juga penyiksaan verbal yang sering dianggap remeh namun akan berakibat lebih fatal dimasa yang akan datang. Maka dari itu, di dalam sebuah rumah tangga kedua belah pihak harus sama-sama menjaga agar tidak terjadi konflik yang bisa menimbulkan kekerasan. Tidak hanya satu pihak yang bisa memicu konflik di dalam rumah tangga, bisa suami maupun istri. Sebelum kita melihat kesalahan orang lain, marilah kita berkaca pada diri kita sendiri. Sebenarnya apa yang terjadi pada diri kita, sehingga menimbulkan perubahan sifat yang terjadi pada pasangan kita masing-masing. Untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga tersebut maka antara suami dan istri harus memiliki keimanan yang kuat dan akhlaq yang baik, adanya komunikasi yang baik antara suami dan istri, serta memiliki rasa saling percaya, pengertian, dan saling menghargai. Jika kekerasan dalam rumah tangga sudah dialami seorang wanita maka Implikasi keperawatan yang harus dilakukan adalah sesuai dengan peran perawat antara lain mesupport secara psikologis korban, melakukan pendamping-an, melakukan perawatan fisik korban dan merekomendasikan crisis women centre. Dan juga Fenomena gunung es KDRT mulai terungkap setelah undang-undang KDRT tahun 2004 diberlakukan.
B.             SARAN
Dari simpulan yang disebutkan di atas, penulis dapat memberikan beberapa saran antara lain:
1.               dalam sebuah rumah tangga kedua belah pihak harus sama-sama menjaga agar tidak terjadi konflik yang bisa menimbulkan kekerasan.
2.               Sebelum kita melihat kesalahan orang lain, marilah kita berkaca pada diri kita sendiri.
3.               maka antara suami dan istri harus memiliki keimanan yang kuat dan akhlaq yang baik, adanya komunikasi yang baik antara suami dan istri, serta memiliki rasa saling percaya, pengertian, dan saling menghargai.
4.               pemerintah dan masyarakat lebih berupaya menyadarkan dan membuka mata serta hati untuk tidak berdiam diri bila ada kasus KDRT lebih ditingkatkan pengawasannya.













DAFTAR PUSTAKA

·         Nuhatama, Didib. 2011. Makalah Kekerasan dalam Rumah Tangga. Makalah Pancasila Didib Nuhatama, (online). (http://d2bnuhatama.blogspot.com/2011/08/makalah-pancasila-kekerasan-dalam-rumah.html   
diunduh Mei 2013)
·         Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (Online) (http://kbbi.web.id/)

·         Denger . 2012 , Faktor Penyebab Terjadinya kekerasan dalam rumah tangga . World Health Denger , (online) (http://worldhealth-bokepzz.blogspot.com/2012/05/faktor-penyebab-terjadinya-kekerasan.html  diunduh Mei 2013)

·         Adam , Setya . 2011 . Makalah Kekerasan dalam Rumah Tangga. Dunia Olah Alih Setya Adam, (online). (http://shetyadam.blogspot.com/2011/10/makalah-kekerasan-dalam-rumah-tangga.html diunduh Mei 2013)

·         Midwifejaniezt .2012 . Makalah Kekerasan dalam Rumah Tangga . KDRT Midwifejaniezt, (online). (http://midwifejaniezt.blogspot.com/2012/12/makalah-kdrt.html diunduh Mei 2013)

·         Unknown. Bentuk-bentuk Kekerasan dalam Rumah tangga . BENTUK Unknown,(online). (http://www.salahketik.com/bantuanhukum/kdrt-bentuk.htm   diunduh Mei 2013)

·         IndraraniKekerasan dalam Rumah Tangga . Psikologi Kita Sarwendah Indrarani , (online). (http://www.psikologikita.com/kekerasan-dalam-rumah-tangga diunduh Mei 2013)

·         Muchit. 2012 . Kekerasan dalam Rumah Tangga . Bimbingan Konseling Muchit , (online). (http://muchit226.blogspot.com/2012/11/kekerasan-dalam-rumah-tangga.html diunduh Mei 2013)

 






 
















iii