bagaimana bisa bertahan jika harus mencinta, namun disaat yang sama kau menjatuhkan hati bukan padaku ??
sekarang aku tau, bukan aku yang kau mau...
bukan juga menjadi yang kau tunggu...
bagaimana bisa memberimu bahagia pada saat yang sama bahagiamu sudah sempurna bersamanya, awan ?
seharusnya aku tau, dari awal kau tak pernah mengharapkanku...
seharusnya kau jauhi aku dari awal, jangan memberikan mimpi dan harapan semu...
tidakkah kau tau rasanya ?
menjaga rasa, menunggu dalam ketidakpastian...
lalu tetiba kau harus menatap ia yg kau cintai bahagia bersama yang lain ?
berat...sangat berat memang...
berhenti dan pergi bukan lagi sebuah pilihan, namun keharusan yang aku lakukan...
segenap cinta dan rasa, kau tau tak mudah luruh begitu saja...
sehancur dan seremuk apapun hati itu, ia tetap menggenggam rasa...
sebab rasa adalah fitrah dari Sang Pencipta...
harapan dan impian untuk bersamamu, akan ku buang jauh...
sulit ?
sangat sulit...
mengingat sudah kulalui 1820 hari berkutat dengan semua hal itu, awan....
rusaklah sudah cinta putih itu...
betapa ku pasrahkan hatiku, betapa aku mencintaimu...
tapi apa yang kau beri untukku ?
kau tukar semua dengan luka dan kesakitanku...
rasanya seperti di khianati...
hanya manusia biasa yang punya batas untuk bertahan diatas bara luka...
aku berhenti..................
Saturday, 2 January 2016
Friday, 1 January 2016
wound
selepas doa yg selalu di panjatkan...
ujian kepahitan begitu datang secara tiba-tiba, tak ada persiapan
semua terjadi malam ini...
awan itu bersama yang lain...
entah kebenaran apalagi yang semesta coba ungkapkan..
perih, mengaduh lirih... begitu menancap semacam duri yg melarai hati...
mungkin dia merajut kisah lain dengannya..
berbait-bait untaian rasa, asa dan harapan terajut untuk awan...
apakah ini adalah sebuah jawaban ?
entahlah, mencoba mencari jawaban dalam kesamaran kegelapan..
menahan segenap keriuhan hati yang patah, harapan yang pudar
begitu menyesakkan...
sembilu apalagi yg kau hunuskan untuk mengancurkan rasa itu ?
derai air mata pertanda telah luluh lantak sebuah mimpi...
Kau tau mengapa aku tak bisa menahan air mata itu ?
Sebab hatiku tak kuat berpura² bahagia dan baik² saja...
menyembunyikan luka dalam tawa
segenggam kebohongan dibalik senyum samar, padahal hati sedang memar
Bergeming lirih, terasa pedih menatap kau bersamanya
rasanya seperti hilang ditelan kegelapan, kepedihan mendorong kepada jurang rasa sakit
hmmm... rasanya begitu berat dan sesak
semoga kau selalu bahagia...
semoga kau tak akan merasakan kesakitan semacam ini...
jangan,,,
Seandainya bisa bilang, aku senang bisa mengenalmu. :')
maaf aku mencintaimu sedalam ini. hingga aku lupa bagaimana caranya untuk keluar.
Tapi aku akan tetap berada dibelakangmu, memastikan kau baik² saja dan bahagia...
Although the reason of your happiness is not me..
ujian kepahitan begitu datang secara tiba-tiba, tak ada persiapan
semua terjadi malam ini...
awan itu bersama yang lain...
entah kebenaran apalagi yang semesta coba ungkapkan..
perih, mengaduh lirih... begitu menancap semacam duri yg melarai hati...
mungkin dia merajut kisah lain dengannya..
berbait-bait untaian rasa, asa dan harapan terajut untuk awan...
apakah ini adalah sebuah jawaban ?
entahlah, mencoba mencari jawaban dalam kesamaran kegelapan..
menahan segenap keriuhan hati yang patah, harapan yang pudar
begitu menyesakkan...
sembilu apalagi yg kau hunuskan untuk mengancurkan rasa itu ?
derai air mata pertanda telah luluh lantak sebuah mimpi...
Kau tau mengapa aku tak bisa menahan air mata itu ?
Sebab hatiku tak kuat berpura² bahagia dan baik² saja...
menyembunyikan luka dalam tawa
segenggam kebohongan dibalik senyum samar, padahal hati sedang memar
Bergeming lirih, terasa pedih menatap kau bersamanya
rasanya seperti hilang ditelan kegelapan, kepedihan mendorong kepada jurang rasa sakit
hmmm... rasanya begitu berat dan sesak
semoga kau selalu bahagia...
semoga kau tak akan merasakan kesakitan semacam ini...
jangan,,,
Seandainya bisa bilang, aku senang bisa mengenalmu. :')
maaf aku mencintaimu sedalam ini. hingga aku lupa bagaimana caranya untuk keluar.
Tapi aku akan tetap berada dibelakangmu, memastikan kau baik² saja dan bahagia...
Although the reason of your happiness is not me..
Subscribe to:
Posts (Atom)