Dihantam gelombang badai
rasanya begitu menghujam
hati serasa dirajam
rasa sakitnya sangat mencekam
ribuan sembilu menusuk kalbu
hanya air mata yg terus menerus menyeruak keluar
Hatiku Hilang , harapanku hancur
Jujur aku tak tau lagi dengan cara apa aku bertahan
semua usahaku berujung penolakan
bukan olehnya tapi orang tuanya
tak ada yang salah
kita berdua saling tersakiti
Entah dengan cara apa aku merelakannya pergi bersanding dengan orang lain
Entah bagaimana aku ikhlas cintaku pergi menikahi orang lain
Tapi Sabar dan Ikhlas itu sebuah keharusan
Dia pantas mendapat yg jauh lebih baik daripada aku
Dan juga aku tidak mau menjadi peregang antara hubungannya dengan orang tuanya
Aku harus bisa tersenyum
Namun beribu kali aku mencoba yang terukir hanya bulir air mata
Ya Rabb...
Masih bolehkah aku berharap untuk bersamanya ?
Masih bolehkah aku berdoa untuk menjadi pendampingnya ?
Ya RAbb,,,
Berilah jalan kembali dan terbaik untuk kita
Berilah aku kesempatan dan aku tak akan menyiakannnya lagi
Namun, jika tetap tak bisa, lapangkanlah hatiku untuk bisa
menerima semua ini, Rabb
No comments:
Post a Comment