-* Missing piece *-
Pertemuan itu aku tidak akan pernah lupa
Walaupun disana tidak hanya kamu dan aku
Dan kita memang tidak membicarakan tentang kita
tapi aku bahagia kamu datang untukku
Rasanya tidak bisa diungkap dengan untaian huruf
yang tersusun dalam kata
Rinduku menyeruak keluar ketika mataku
Menangkap jelas sosok nyatamu didepanku
Tubuhku gemetar , kakiku tak sanggup untuk
menopang tubuhku , otakku pun beku
mulutku terkunci tak mampu berkata-kata
Rindu yang memuncak didalam hati
Menghambur keluar kesemua sel yg ada d tubuhku
Airmata pun sempat meleleh
tapi sebelum sempat jatuh aku menyekanya
aku tidak ingin kamu melihatnya
Hanya seulas senyum yang berasal dari hatiku terdalam
yang bernafaskan tulus cinta rinduku padamu
yang bisa aku persembahkan saat tatapan kita bertemu
Hanya sedetik aku melihat ke dalam matamu
Jujur saja aku tidak kuat bila harus terus menerus
memandang ke dalam matamu
Kalau kamu tanya alasannya , jujur aku sendiri tidak tau
Seolah mimpi , melihatmu datang
memanggil namaku dengan seulas senyum
yang selama ini aku rindu , aku ingin
Rasanya seperti aku tersesat d gurun sahara
yang panasnya menyiksa , dan kamu adalah hujan
mengguyur d tengah kegersangan hidupku
Mengguyurku dengan semangat dan harapan baru
membuatku berani menjadi seorang pemimpi
yang berani berjuang untuk menggapai mimpinya
Pada saat itu aku sadar bahagia itu sederhana
hanya dengan melihatmu berdiri d depanku dengan
seulas senyum hangat bahagia
Itulah yang aku cari sebagai pelengkap bahagiaku
-N- "Kamu adalah samudera tempat hatiku bermuara" -N-
No comments:
Post a Comment