Friday, 24 May 2013

"KESALAHANKU MELEWATKANMU"



“Sekarang kita akan mengacak tempat duduk kalian , kalian harus duduk di tempat yang bertuliskan dengan nama kalian “,kata kakak-kakak senior pada saat MOS di mulai segera setelah itu Alia menemukan namanya di deret paling kiri nomer 3 . Alia pun langsung pindah tempat duduk disana . Tak disangka Alia satu bangku dengan seorang cowok ‘kece’ . Melihat dari mukanya kayaknya dia pintar dan pendiam . Alia pun memberanikan diri untuk bertanya”Hai aku Alia , kamu siapa ?” .”Hai juga namaku Feka , salam kenal ya al”,kata Feka . “Ternyata dia ramah juga ya”,batin Alia . Alia lega akhirnya di SMP ini dia sudah punya teman . Besok paginya setiap siswa harus membawa alat kebersihan masing-masing dari rumah ,”Al kok nyantai amat biasanya kalo pagi-pagi slalu uring-uringan”,tanya Feka.”Hari ini kan bebas gak di suruh bawa apa-apa “,kata Alia dengan santai.”Hari ini kan kita di suruh bawa alat kebersihan dari rumah kamu lupa yaa????”,kata Feka . “Oh yaa?? Aku lupa gimana dong ka... inikan udah hampir masuk aku takut kalo kalo dimarahi dan di bentak-bentak sama kakak senior”,kata Alia kebingungan. Belum sempat Feka memberi solusi Alia kakak-kakak senior sudah memasuki kelas .”Yang diantara kalian tidak membawa alat kebersihan . Maju sekarang juga “,kata kak Mawar kakak senior yang paling galak . “Nih Al pake aja sapu aku ,biar aku aja yang maju”,bisik Feka .”Tapi ka..”,belum sempat Alia meneruskan bicaranya Feka sudah angkat tangan dan maju ke depan kelas .”Oo,, jadi kamu yang gak bawa alat kebersihan ,punya telinga gak sis , kemarin udah dibilangin juga.Ok sekarang sebagai hukumannya kamu harus lari lapangan 20kali habis itu bersihkan kelas ini sampai bersih “,kata kak Mawar .”Baik kak”,jawab Feka . Melihat itu Alia tidak tega melihat Feka di hukum gara-gara dirinya . Pada saat pulang sekolah ,”Ka capek yaa ??”, tanya  Alia khawatir . “Nggak kok tenang aja lagii..”jawab Feka sambil tersenyum manis . “beneran nie gak pa-pa?? Aku takut kamu sakit ??”,kata Alia . “Nie aku masih kuat berdiri brarti aku gak pa-pa”, kata Feka.”Thanks ya kamu baik banget sama aku”,kata Alia . “Iya sama-sama “,jawab Feka . Sejak itu mereka semakin dekat . Sampai pada akhirnya MOS pun berakhir Alia dan Feka kembali ke tempat duduknya masing-masing dengan teman sebangkunya yang dulu .
 Hubungan mereka pun agak renggang sampai akhirnya mereka naik ke kelas 2 pun hubungan mereka masih saja renggang tapi walaupun begitu mereka tetap bersama jika ada tugas kelompok jadi masih ada sedikit kontak di antara mereka .Di kelas 2 Alia terpilih menjadi pengurus kelas sebagai bendhara. Hingga pada suatu hari seusai pelajaran olahraga teman-teman Alia sibuk berganti pakaian sampai-sampai lupa untuk mengerjakan piket menyapu bertepatan pula setelah selesai olahraga ada pelajaran b.inggris yang gurunya terkenal sangat “killer” atau sangat galak namanya  Bu Agustine . Bu Agustine pun masuk kelas dan melihat kelas yang sangat kotor ,”Ini kelas apa kandang ayam sih ??? Kok sangat kotor sampai seperti ini ?? seperti tempat pembuangan sampah saja. Ayo yang piket segera di bersihkan “, kata Bu Agustine dengan marah . Segera teman-teman Alia yang piket membersihkan kelas dengan wajah takut dan tanpa komentar apapun . “fiuhh untungnya hari ini aku gak piket “,kata Alia dalam hati. “Eh Al “,kata Feka yang tiba-tiba ada di belakangnya.”ihh kamu ngagetin aja ada apa ka???”, Tanya Alia .”sory sory .... Aku mau bayar iuran kelas nie.... “,kata Feka. “Iya-iya “,kata Alia . Kesibukan Alia mencatat nama Feka tidak disadarinya di perhatikan oleh bu Agustine , bu Agustine pun menghampiri Alia di bangkunya”Hei kamu apa yang kamu lakukan ??Ngerjain PR ya??”,tanya bu Agustine dengan nada tinggi .”Ng..Nggak kok bu ss...ssaya gak ngerjain PR”,jawab Alia takut-takut . “Teman-teman kamu sedang sibuk menyapu membersihkan kelas kamu malah ngerjain PR “,Bentak Bu Agustine .”Saya tadi Cuma nyatet nama anak yang membayar iuran kelas saja bu... gak ngerjain PR”,kata Alia dengan muka pucat karena takut .”Ini pelajaran kalau mau bayar seharusnya nanti pada waktu istirahat kan bisa??”,kata bu Agustinemasih dengan nada tinggi.”Maaf bu,,,”,kata Alia . “Memangnya saipa tadi yang bayar??”,tanya bu Agustine.”Itu...bu...eemmm...i...tu....”,Alia tidak tega untuk menyeret Feka karena alia merasa Feka sudah terlalu baik padanya , tiba-tiba “Saya tadi yang bayar iuran sama Alia maaf bu...”,kata Feka mengakui semuanya dan membantu Alia sekali lagi.”Oo.. jadi kamu . Baiklah selama pelajaran saya kalian berdua berdiri di depan papan tulis “,perintah bu Agustine . Alia dan Feka pun berdiri di depan kelas .”Sory ya Al gara-gara aku kamu jadi ikut-ikutan di  hukum kayak gini”,bisik Feka  , Feka cermat melihat Alia yang dari tadi diam dan mukanya pucat dan sepertinya menahan tangis .”Eh... gak pa-pa kok ,ini kan juga salah aku “,kata Alia dengan suara pelan .”Sekarang kalian berdua pergi menyapu ke lapangan basket , jangan sampai ada daun atau sampah lagi di sana berserakan ‘’,kata bu Agustine .”baik bu..”,jawab Alia dan Feka bebarengan . Alia pun sedikit syok karena baru kali ini dia di marahi guru sampai seperti itu yang membuat wajahnya pucat dan tubunya sedikit gemetaran . Feka pun tahu kalau Alia masih terkejut dengan kejadian tadi. “Sini sapunya kamu duduk aja gih aku gak mau liat kamu pingsan . Biar aku aja yang nyapu semuanya ...”,kata Feka . Alia pun menurut apa yang di katakan Feka  , dia duduk di bangku di bawah pohon sambil mengamati Feka yang sedang menyapu , Alia merasa bersalah karena seringkali dia membuat feka susah . Feka pun sudah selesai menyapu seluruh lapangan basket , lalu mengajak Alia ke kantor untuk laporan kepada bu agustine kalau mereka sudah selesai menyapu seluruh lapangan basket  dan juga mereka minta maaf kepada bu agustine. Setelah keluar dari kantor guru”Ka... aku traktir kamu ke kantin yaa ??”,kata Alia .”Ok deh.. dengan senag hati...”,kata Feka sambil  tersenyum manis. Mereka pun sampai di kantin. Feka pun makan dengan lahapnya dan Alia pun hanya melihat Feka dengan tingkahnya yang lucu saat makan . “Eh... ka maaf yaa aku sering banget nyusahin kamu bikin kamu kena masalah terus “,kata alia.”aku akan sangat benci jika ada orang lain yang nolongin kamu”, kata Feka dengan sura pelan . “Apa ko , kamu tadi bilang apa ?? Sory tadi aku gak denger “,kata Alia yang tadi sibuk ngelamun .”MMhh ini nie mau bilang aja makasih udah mau nraktir aku”,kata Feka tergagap .”Iya sama-sama”,kata Alia sambil tersenyum melihat polah tingkah Feka . Alia pun kembali ke kelas sedangkan Feka sedang ke lapangan untuk main futsal .
Sejak kejadian itu hubungan mereka kembali seperti semula yaitu kembali renggang sampai akhirnya mereka naik kelas 3.Hingga pada suatu hari Alia di kejutkan oleh pernyataan dari para sahabat-sahabatnya.”Kalau menurut pengamatanku sih sampai saat ini Feka itu suka deh sama kamu Al”,celutuk Lili.”Eh iya ya Cuma sama kamu aja dia perhatian banget-banget ”,sambung Andhin.”Tul banget sama kamu aja Al dia gak pendiem malah banyak Fekanya yang ngajak kamu ngomong duluan”,kata Imay.”Tuh liat Fitri dari kelas satu mati-matian ngajakin Feka ngomong ,tapi liat Fekanya Cuma jawab ya ato gak gitu aja”, jelas Tami.”Ah kalian bisa aja aku kan jelek mana mungkin Feka suka sama aku sama Fitri aja dia gak suka apalagi sama aku ?? ah tapi sudahlah ayo kita pulang udah bel dari tadi “,Kata Alia mengalihkan pembicaraan.Di kamarnya Alia punmemikirkan apa yang di katakan oleh sahabat-sahabatnya membuat benih-benih cinta Alia kepada Feka mulai tumbuh di dalam hatinya . Hingga pada suatu hari”Hai Al serius amat “,Kata Feka .”’Gak juga , ini nie PR ku belum selesai  semua pinjam ya punya kamu plis pliss!!!”,pinta Alia .‘’Iya ya gak usah nangis gitu dong...’’,canda Feka.”’Apaan sie sapa juga yang mau nangis ??”,kata Alia dengan wajah cemberut lalu tersenyum “Ka di liatintu kamu sama Fitri and the geng “,Kata Alia sambil mengarahkan pandangannya pada Fitri and the geng yang sedang melihat mereka dengan tatapan sinis .”Males gila sama cewek centil kayak mereka “,jawab Feka dengan muka malas .Keesokan harinya Alia berangkat pagi-pagi karena hari ini adalah gilirinnya untuk piket dan di kelas yang datang hanya Alia dan Fitri and the geng.”Ngerasa dong kalo tampang jelek itu gak usah caper di depan Feka.”sindir Fitri.”Siapa sieFit orangnya?? apa perlu kita bogem??”,sambung  Dita.”Gak usah ngotorin tangan tangan Dit kasian tangan kamu tu..”,kata Fitri sambil tersenyum sinis.Alia mati-matian untuk menahan diri agar tidak menanggapi perkataan Fitri karena dia takut kalau membalasnya akan menimbulkan keributan hingga membawanya pada keputusan untuk diam saja . Alia pun menceritakan hal itu dengan sahabat-sahabatnya.”bener-bener gak punya hati tu orang “,cerocos Lili .”Apa perlu kita samperin mereka?”,Seru Andin.”Ngapain sih orang kayak gitu di ladenin kayak kurang kerjaan aja”,cegah Alia pada Andhin.”Tapi kan apa kamu gak marah Al dengan perkataanya itu ?’’,tanyaAndhin.”Sebodo amat dengan omongan orang kayak gitu”,kata Alia sambil berjalan keluar kelas untuk mencari udara segar dan sekalian bisa liat Feka main futsal.Ternyata benar Feka sedang asyik menggiring bola dan ketika Feka melihatnya Feka tersenyum pada Alia . Pada hari Senin seperti biasa Alia berangkat pagi karena ada upacara bendera. Setelah upacara Alia kembali ke kelas untuk bermaksud mengembalikan buku Feka yang dia pinjam namun ternyata Feka hari itu tidak masuk sekolah karena ijin ada acara keluarga . Untuk pertama kalinya Alia merasa ada sesuatu yang kurang pada dirinya jika Feka tidak ada. Biasanya ada atau tidak adanya Feka Alia tidak merasa apa-apa tapi sekarang....”Udah lah Al Feka Cuma gak masuk sehari bukannya setahun “,kata Lili.”Apaan sih aku tu biasa aja kaliii...”kata Alia.”Muka pelit senyum gitu  katanya gak kangen..”,canda Lili.”Eh Al lo gak usah mimpi ya bisa jadian sama Feka lu kan jelek mana mungkin Feka tertarik sama lu!!!”,kata Rio dengan jutek.Rio adalah cowok paling suka gosip di kelas.”Aku nyadar itu kok jadi tanpa kamu ingetin pun aku nyadar kalo gak pantes buat Feka’’,jawab Alia.Rio tidak menyangka akan begitu reaksi Alia karena merasa tidak enak dengan Alia Rio pun pergi. “Gak usah dengerin omongan Rio Al tu anak kan mulut gosip”,hibur Lili.Alia hanya mengangguk pelan .Esok harinya Feka sudah masuk dan pelajaran pertama hari itu adalah b.indonesia yang di haruskan untuk membuat sinopsis bergegaslah seluruh siswa di kelas ke perpustakaan begitu pula dengan Alia yang agak lesu karena masih memikirkan perkataan Rio. Sampai-sampai dia tidak menyadari  kalau yang duduk di belakangnya adalah Feka .”Di sini Feka disitu Alia di tengah-tengahnya ada CINTA”,canda Rani yang diikuti sorakan seluruh kelas dan hari membuat perpustakaan gaduh.Semenjak saat itu Alia kembali seperti biasa selalu ceria dan hubungannya dengan Feka pun semakin dekat. Hingga pada suatu hari pada saat hari saat ultah Fitri “Yang namanya Fitri sekarang maju dan kerjakan soal ini”,kata bu Yudha yang sudah diajak sekongkol dengan teman-teman Fitri untuk mengerjainya .”gak bisa bu....”,kata Fitri .”ya sudah Feka tolong bantu Fitri untuk mengerjakn soal ini”,perintah bu yudha.Feka yang tidak tahu apa-apa juga tidak bisa mengerjakan soal itu.Bu Yudha pun memarahi mereka berdua dan kemudian tersenyum dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Fitri dan Feka disuruh untuk memberi selamat yang pertama pada Fitri.Walaupun hal sekecil itu tapi membuat Alia cemburu tapi Alia masih tetap menepis kalau dia mencintai Feka. Alia baru menyadari itu setelah ujian nasional berakhir dan dia harus siap untuk tidak dapat melihat Feka kembali karena Feka memutuskan untuk meneruskan sekolahnya di luar kota. Tidak ada salam perpisahan yang mereka ucapkan karena setelah ujian mereka berdua di sibukkan dengan persiapan memasuki SMA yang mereka inginkan masing-masing. Alia baru mengakui perasaannya yang sebenarnya pada Lili setelah Feka benar-benar pergi darinya. “Mungkin ini gara-gara aku yang salah mengartikan perhatian Feka untukku sebagai perhatian cinta”, kata Alia.”gak kok Al aku juga ngerasa kok temen-temen yang lain juga ngerasa kalo Feka cinta sama kamu”,jawab Lili.”kalo pun iya dia cinta sama aku kenapa dia gak coba ungkapin sama aku dan dia hanya membutuhkan sedikit waktu untuk melupakan aku”,kata Alia.”kalo seperti itu sebaiknya kamu mulailah untuk lupain Feka yaa”,pinta Lili.Alia hanya mengangguk tapi tidak senada dengan hatinya walaupun Lili sudah memintanya untuk melupakan Feka namun hati dan pikirannya tidak menurutinya.Walaupun banyak cinta yang datang pada Alia, namun tidak ada yang di terima olehnya karena cintanya masih untuk Feka.Meskipun Alia tahu Feka menyukai cewek lain yang satu SMA dengannya namun Alia tetap berharap kalau cinta Feka hanya untuknya.Dan juga sampai saat ini Alia duduk di kelas 3 SMA dia masih belum bisa untuk melupakan Feka. Alia sadar kalau kesalahannya adalah tidak memanfaatkan waktu dengan baik untuk memberitahu Feka kalau dia mencintainya..

No comments:

Post a Comment