“Sekarang kita akan mengacak tempat duduk kalian
, kalian harus duduk di tempat yang bertuliskan dengan nama kalian “,kata
kakak-kakak senior pada saat MOS di mulai segera setelah itu Alia menemukan
namanya di deret paling kiri nomer 3 . Alia pun langsung pindah tempat duduk
disana . Tak disangka Alia satu bangku dengan seorang cowok ‘kece’ . Melihat
dari mukanya kayaknya dia pintar dan pendiam . Alia pun memberanikan diri untuk
bertanya”Hai aku Alia , kamu siapa ?” .”Hai juga namaku Feka , salam kenal ya
al”,kata Feka . “Ternyata dia ramah juga ya”,batin Alia . Alia lega akhirnya di
SMP ini dia sudah punya teman . Besok paginya setiap siswa harus membawa alat
kebersihan masing-masing dari rumah ,”Al kok nyantai amat biasanya kalo
pagi-pagi slalu uring-uringan”,tanya Feka.”Hari ini kan bebas gak di suruh bawa
apa-apa “,kata Alia dengan santai.”Hari ini kan kita di suruh bawa alat
kebersihan dari rumah kamu lupa yaa????”,kata Feka . “Oh yaa?? Aku lupa gimana
dong ka... inikan udah hampir masuk aku takut kalo kalo dimarahi dan di
bentak-bentak sama kakak senior”,kata Alia kebingungan. Belum sempat Feka
memberi solusi Alia kakak-kakak senior sudah memasuki kelas .”Yang diantara
kalian tidak membawa alat kebersihan . Maju sekarang juga “,kata kak Mawar
kakak senior yang paling galak . “Nih Al pake aja sapu aku ,biar aku aja yang
maju”,bisik Feka .”Tapi ka..”,belum sempat Alia meneruskan bicaranya Feka sudah
angkat tangan dan maju ke depan kelas .”Oo,, jadi kamu yang gak bawa alat
kebersihan ,punya telinga gak sis , kemarin udah dibilangin juga.Ok sekarang
sebagai hukumannya kamu harus lari lapangan 20kali habis itu bersihkan kelas
ini sampai bersih “,kata kak Mawar .”Baik kak”,jawab Feka . Melihat itu Alia
tidak tega melihat Feka di hukum gara-gara dirinya . Pada saat pulang sekolah
,”Ka capek yaa ??”, tanya Alia khawatir
. “Nggak kok tenang aja lagii..”jawab Feka sambil tersenyum manis . “beneran
nie gak pa-pa?? Aku takut kamu sakit ??”,kata Alia . “Nie aku masih kuat
berdiri brarti aku gak pa-pa”, kata Feka.”Thanks ya kamu baik banget sama
aku”,kata Alia . “Iya sama-sama “,jawab Feka . Sejak itu mereka semakin dekat .
Sampai pada akhirnya MOS pun berakhir Alia dan Feka kembali ke tempat duduknya
masing-masing dengan teman sebangkunya yang dulu .
Hubungan
mereka pun agak renggang sampai akhirnya mereka naik ke kelas 2 pun hubungan
mereka masih saja renggang tapi walaupun begitu mereka tetap bersama jika ada
tugas kelompok jadi masih ada sedikit kontak di antara mereka .Di kelas 2 Alia
terpilih menjadi pengurus kelas sebagai bendhara. Hingga pada suatu hari seusai
pelajaran olahraga teman-teman Alia sibuk berganti pakaian sampai-sampai lupa
untuk mengerjakan piket menyapu bertepatan pula setelah selesai olahraga ada
pelajaran b.inggris yang gurunya terkenal sangat “killer” atau sangat galak
namanya Bu Agustine . Bu Agustine pun
masuk kelas dan melihat kelas yang sangat kotor ,”Ini kelas apa kandang ayam
sih ??? Kok sangat kotor sampai seperti ini ?? seperti tempat pembuangan sampah
saja. Ayo yang piket segera di bersihkan “, kata Bu Agustine dengan marah .
Segera teman-teman Alia yang piket membersihkan kelas dengan wajah takut dan
tanpa komentar apapun . “fiuhh untungnya hari ini aku gak piket “,kata Alia
dalam hati. “Eh Al “,kata Feka yang tiba-tiba ada di belakangnya.”ihh kamu
ngagetin aja ada apa ka???”, Tanya Alia .”sory sory .... Aku mau bayar iuran
kelas nie.... “,kata Feka. “Iya-iya “,kata Alia . Kesibukan Alia mencatat nama
Feka tidak disadarinya di perhatikan oleh bu Agustine , bu Agustine pun
menghampiri Alia di bangkunya”Hei kamu apa yang kamu lakukan ??Ngerjain PR ya??”,tanya
bu Agustine dengan nada tinggi .”Ng..Nggak kok bu ss...ssaya gak ngerjain
PR”,jawab Alia takut-takut . “Teman-teman kamu sedang sibuk menyapu
membersihkan kelas kamu malah ngerjain PR “,Bentak Bu Agustine .”Saya tadi Cuma
nyatet nama anak yang membayar iuran kelas saja bu... gak ngerjain PR”,kata
Alia dengan muka pucat karena takut .”Ini pelajaran kalau mau bayar seharusnya
nanti pada waktu istirahat kan bisa??”,kata bu Agustinemasih dengan nada
tinggi.”Maaf bu,,,”,kata Alia . “Memangnya saipa tadi yang bayar??”,tanya bu
Agustine.”Itu...bu...eemmm...i...tu....”,Alia tidak tega untuk menyeret Feka
karena alia merasa Feka sudah terlalu baik padanya , tiba-tiba “Saya tadi yang
bayar iuran sama Alia maaf bu...”,kata Feka mengakui semuanya dan membantu Alia
sekali lagi.”Oo.. jadi kamu . Baiklah selama pelajaran saya kalian berdua
berdiri di depan papan tulis “,perintah bu Agustine . Alia dan Feka pun berdiri
di depan kelas .”Sory ya Al gara-gara aku kamu jadi ikut-ikutan di hukum kayak gini”,bisik Feka , Feka cermat melihat Alia yang dari tadi diam
dan mukanya pucat dan sepertinya menahan tangis .”Eh... gak pa-pa kok ,ini kan
juga salah aku “,kata Alia dengan suara pelan .”Sekarang kalian berdua pergi
menyapu ke lapangan basket , jangan sampai ada daun atau sampah lagi di sana
berserakan ‘’,kata bu Agustine .”baik bu..”,jawab Alia dan Feka bebarengan .
Alia pun sedikit syok karena baru kali ini dia di marahi guru sampai seperti
itu yang membuat wajahnya pucat dan tubunya sedikit gemetaran . Feka pun tahu
kalau Alia masih terkejut dengan kejadian tadi. “Sini sapunya kamu duduk aja
gih aku gak mau liat kamu pingsan . Biar aku aja yang nyapu semuanya ...”,kata
Feka . Alia pun menurut apa yang di katakan Feka , dia duduk di bangku di bawah pohon sambil
mengamati Feka yang sedang menyapu , Alia merasa bersalah karena seringkali dia
membuat feka susah . Feka pun sudah selesai menyapu seluruh lapangan basket ,
lalu mengajak Alia ke kantor untuk laporan kepada bu agustine kalau mereka
sudah selesai menyapu seluruh lapangan basket
dan juga mereka minta maaf kepada bu agustine. Setelah keluar dari
kantor guru”Ka... aku traktir kamu ke kantin yaa ??”,kata Alia .”Ok deh.. dengan
senag hati...”,kata Feka sambil
tersenyum manis. Mereka pun sampai di kantin. Feka pun makan dengan
lahapnya dan Alia pun hanya melihat Feka dengan tingkahnya yang lucu saat makan
. “Eh... ka maaf yaa aku sering banget nyusahin kamu bikin kamu kena masalah
terus “,kata alia.”aku akan sangat benci jika ada orang lain yang nolongin
kamu”, kata Feka dengan sura pelan . “Apa ko , kamu tadi bilang apa ?? Sory
tadi aku gak denger “,kata Alia yang tadi sibuk ngelamun .”MMhh ini nie mau
bilang aja makasih udah mau nraktir aku”,kata Feka tergagap .”Iya
sama-sama”,kata Alia sambil tersenyum melihat polah tingkah Feka . Alia pun
kembali ke kelas sedangkan Feka sedang ke lapangan untuk main futsal .
Sejak kejadian itu hubungan mereka kembali
seperti semula yaitu kembali renggang sampai akhirnya mereka naik kelas
3.Hingga pada suatu hari Alia di kejutkan oleh pernyataan dari para
sahabat-sahabatnya.”Kalau menurut pengamatanku sih sampai saat ini Feka itu
suka deh sama kamu Al”,celutuk Lili.”Eh iya ya Cuma sama kamu aja dia perhatian
banget-banget ”,sambung Andhin.”Tul banget sama kamu aja Al dia gak pendiem
malah banyak Fekanya yang ngajak kamu ngomong duluan”,kata Imay.”Tuh liat Fitri
dari kelas satu mati-matian ngajakin Feka ngomong ,tapi liat Fekanya Cuma jawab
ya ato gak gitu aja”, jelas Tami.”Ah kalian bisa aja aku kan jelek mana mungkin
Feka suka sama aku sama Fitri aja dia gak suka apalagi sama aku ?? ah tapi
sudahlah ayo kita pulang udah bel dari tadi “,Kata Alia mengalihkan
pembicaraan.Di kamarnya Alia punmemikirkan apa yang di katakan oleh
sahabat-sahabatnya membuat benih-benih cinta Alia kepada Feka mulai tumbuh di
dalam hatinya . Hingga pada suatu hari”Hai Al serius amat “,Kata Feka .”’Gak
juga , ini nie PR ku belum selesai semua
pinjam ya punya kamu plis pliss!!!”,pinta Alia .‘’Iya ya gak usah nangis gitu
dong...’’,canda Feka.”’Apaan sie sapa juga yang mau nangis ??”,kata Alia dengan
wajah cemberut lalu tersenyum “Ka di liatintu kamu sama Fitri and the geng
“,Kata Alia sambil mengarahkan pandangannya pada Fitri and the geng yang sedang
melihat mereka dengan tatapan sinis .”Males gila sama cewek centil kayak mereka
“,jawab Feka dengan muka malas .Keesokan harinya Alia berangkat pagi-pagi
karena hari ini adalah gilirinnya untuk piket dan di kelas yang datang hanya
Alia dan Fitri and the geng.”Ngerasa dong kalo tampang jelek itu gak usah caper
di depan Feka.”sindir Fitri.”Siapa sieFit orangnya?? apa perlu kita
bogem??”,sambung Dita.”Gak usah ngotorin
tangan tangan Dit kasian tangan kamu tu..”,kata Fitri sambil tersenyum
sinis.Alia mati-matian untuk menahan diri agar tidak menanggapi perkataan Fitri
karena dia takut kalau membalasnya akan menimbulkan keributan hingga membawanya
pada keputusan untuk diam saja . Alia pun menceritakan hal itu dengan
sahabat-sahabatnya.”bener-bener gak punya hati tu orang “,cerocos Lili .”Apa
perlu kita samperin mereka?”,Seru Andin.”Ngapain sih orang kayak gitu di
ladenin kayak kurang kerjaan aja”,cegah Alia pada Andhin.”Tapi kan apa kamu gak
marah Al dengan perkataanya itu ?’’,tanyaAndhin.”Sebodo amat dengan omongan
orang kayak gitu”,kata Alia sambil berjalan keluar kelas untuk mencari udara
segar dan sekalian bisa liat Feka main futsal.Ternyata benar Feka sedang asyik
menggiring bola dan ketika Feka melihatnya Feka tersenyum pada Alia . Pada hari
Senin seperti biasa Alia berangkat pagi karena ada upacara bendera. Setelah
upacara Alia kembali ke kelas untuk bermaksud mengembalikan buku Feka yang dia
pinjam namun ternyata Feka hari itu tidak masuk sekolah karena ijin ada acara
keluarga . Untuk pertama kalinya Alia merasa ada sesuatu yang kurang pada
dirinya jika Feka tidak ada. Biasanya ada atau tidak adanya Feka Alia tidak
merasa apa-apa tapi sekarang....”Udah lah Al Feka Cuma gak masuk sehari
bukannya setahun “,kata Lili.”Apaan sih aku tu biasa aja kaliii...”kata
Alia.”Muka pelit senyum gitu katanya gak
kangen..”,canda Lili.”Eh Al lo gak usah mimpi ya bisa jadian sama Feka lu kan
jelek mana mungkin Feka tertarik sama lu!!!”,kata Rio dengan jutek.Rio adalah
cowok paling suka gosip di kelas.”Aku nyadar itu kok jadi tanpa kamu ingetin
pun aku nyadar kalo gak pantes buat Feka’’,jawab Alia.Rio tidak menyangka akan
begitu reaksi Alia karena merasa tidak enak dengan Alia Rio pun pergi. “Gak
usah dengerin omongan Rio Al tu anak kan mulut gosip”,hibur Lili.Alia hanya
mengangguk pelan .Esok harinya Feka sudah masuk dan pelajaran pertama hari itu
adalah b.indonesia yang di haruskan untuk membuat sinopsis bergegaslah seluruh
siswa di kelas ke perpustakaan begitu pula dengan Alia yang agak lesu karena
masih memikirkan perkataan Rio. Sampai-sampai dia tidak menyadari kalau yang duduk di belakangnya adalah Feka
.”Di sini Feka disitu Alia di tengah-tengahnya ada CINTA”,canda Rani yang
diikuti sorakan seluruh kelas dan hari membuat perpustakaan gaduh.Semenjak saat
itu Alia kembali seperti biasa selalu ceria dan hubungannya dengan Feka pun
semakin dekat. Hingga pada suatu hari pada saat hari saat ultah Fitri “Yang
namanya Fitri sekarang maju dan kerjakan soal ini”,kata bu Yudha yang sudah
diajak sekongkol dengan teman-teman Fitri untuk mengerjainya .”gak bisa
bu....”,kata Fitri .”ya sudah Feka tolong bantu Fitri untuk mengerjakn soal
ini”,perintah bu yudha.Feka yang tidak tahu apa-apa juga tidak bisa mengerjakan
soal itu.Bu Yudha pun memarahi mereka berdua dan kemudian tersenyum dan
menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Fitri dan Feka disuruh untuk memberi
selamat yang pertama pada Fitri.Walaupun hal sekecil itu tapi membuat Alia
cemburu tapi Alia masih tetap menepis kalau dia mencintai Feka. Alia baru
menyadari itu setelah ujian nasional berakhir dan dia harus siap untuk tidak
dapat melihat Feka kembali karena Feka memutuskan untuk meneruskan sekolahnya
di luar kota. Tidak ada salam perpisahan yang mereka ucapkan karena setelah
ujian mereka berdua di sibukkan dengan persiapan memasuki SMA yang mereka
inginkan masing-masing. Alia baru mengakui perasaannya yang sebenarnya pada
Lili setelah Feka benar-benar pergi darinya. “Mungkin ini gara-gara aku yang
salah mengartikan perhatian Feka untukku sebagai perhatian cinta”, kata Alia.”gak
kok Al aku juga ngerasa kok temen-temen yang lain juga ngerasa kalo Feka cinta
sama kamu”,jawab Lili.”kalo pun iya dia cinta sama aku kenapa dia gak coba
ungkapin sama aku dan dia hanya membutuhkan sedikit waktu untuk melupakan
aku”,kata Alia.”kalo seperti itu sebaiknya kamu mulailah untuk lupain Feka
yaa”,pinta Lili.Alia hanya mengangguk tapi tidak senada dengan hatinya walaupun
Lili sudah memintanya untuk melupakan Feka namun hati dan pikirannya tidak
menurutinya.Walaupun banyak cinta yang datang pada Alia, namun tidak ada yang
di terima olehnya karena cintanya masih untuk Feka.Meskipun Alia tahu Feka
menyukai cewek lain yang satu SMA dengannya namun Alia tetap berharap kalau
cinta Feka hanya untuknya.Dan juga sampai saat ini Alia duduk di kelas 3 SMA
dia masih belum bisa untuk melupakan Feka. Alia sadar kalau kesalahannya adalah
tidak memanfaatkan waktu dengan baik untuk memberitahu Feka kalau dia
mencintainya..
No comments:
Post a Comment