penantian adalah puisi yang ditulis dengan harapan yang terangkai indah didalamnya
tak ada yang salah dalam penantian
asalkan itu tulus dan kau mau memperjuangkan
penantian tak berguna jika kau hanya merangkainya dengan berbagai prasangka
dan menuduh takdirlah sebagai tersangka utama
jikalau penantianmu tak berujung bahagia dan tawa...
takdir hanya melaksanakan tugasnya
dan kau adalah penentu utama bagaimana menerimanya
penantian layaknya semacam selimut berkabut yang begitu mengaburkan rasa
detik berputar menghembuskan keraguan yang perlahan mematahkan keyakinan akan penantian
.....mengapa harus menanti ?
......mengapa semakin lama penantian, rasa ini semakin memudar ?
pertanyaan yang seringkali mengembara di pelupuk asa saat jenuh sudah menyesaki hati
kebenaran akan jawaban terkadang bisa kau baca melalui pertanyaan yang kau ucap
dan itu sederhana saja menjadikan penantian menjadi moment membahagiakan
pastikan saja hati dan perasaanmu cukup sejati untuk menantinya
jikalau itu sejati sejauh apapun pergi dia akan kembali
dan dalam menanti kau tak akan risau walau sesenti
bukankah tujuan akhir dari setiap orang bahkan seorang petualang adalah pulang kembali ke rumah?
begitu pula sungai , berliku-liku namun bermuara pada satu samudera biru :)
No comments:
Post a Comment