Awan...
kelembutan dan keteduhanmu masih tetap sama...
sampai kapan kau akan berkelana ?
tak bisakah sejenak kita bercengkerama ?
Awan...
tak akan pernah bisa habis rangkaian kata untukmu
slalu ada relung hati untuk merindukanmu
slalu ada untaian doa untuk bertemu
Awan...
memandangimu saja banyak menumbuhkan harapan
menghadirkan ketentraman pada kehidupan
meredakan lara yang membara
Awan...
kau sangat tenang
namun perlahan-lahan kau menghilang
saat dunia begitu menyakitkan, kau tak pernah lupa untuk datang
ini adalah rumahmu, yang selalu menantikanmu untuk pulang
No comments:
Post a Comment